PDAM Penajam Putus 150 Sambungan Pelanggan

Bagus Purwa

WTP Milik PDAM PPU di Lawe-lawe (Suherman – Hello Borneo)

WTP Milik PDAM PPU di Lawe-lawe (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Penajam Paser Utara, melakukan sudah melakukan pemutusan sekisar 150 sambungan pipa air bersih pelanggan yang belum melunasi pembayaran rekening tagihan air bersih.

“Kami terus lakukan pencabutan saluran pipa terhadap pelanggan yang belum membayar rekening tagihan air. Dan hingaa saat ini, kami sudah mencabut 150 saluran pipa pelanggan,” jelas Direktur PDAM Kabupaten Penajam Paser Utara, Misdiyanto, Rabu.

Tunggakan pelanggan PDAM yang belum membayar tagihan rekening air, lanjutnya, sekitar Rp900 juta. Pemutusan saluran pipa air pelanggan tersebut, merupakan langkah tegas PDAM karena ribuan pelanggan belum memenuhi kewajibannya, membayar tagihan rekning air.

Menurut Misdiyanto, terdapat pelanggan PDAM yang tidak membayar tagihan air selama 1 hingga 2 tahun berturut-turut. Padahal, sesuai peraturan tiga bulan berturut-turut pelanggan tidak membayar tagihan rekening air, maka sambungan pipa air pelanggan bersangkutan dicabut.

“Sudah ada beberapa pelanggan yang melunasi tunggakannya. Ada beberapa pelanggan yang minta keringan, kami beri waktu tiga hari untuk melunasi, jika tidak melunasi terpaksa kami cabut,” jelasnya.

Misdiyanto mengharapkan, masyarakat lebih disiplin untuk membayar tagihan rekening air supaya ke depan tidak ada lagi pemutusan saluran pipa. Karena warga yang sudah dicabut saluran pipanya akan medapat layanan air bersih dari PDAM apabila telah melunasi tunggakan tersebut.

“Pelanggan harus mengajukan permohonan baru, jika sudah dicabut. Tapi dengan syarat tunggakan diselesaikan terlebih dulu. Kalau tidak, tidak akan kami layani,” katanya.(log)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.