Dua Kasus Korupsi di Penajam Masuk Tahap Penyidikan

Bagus Purwa

Pemeriksaan Kasus Korupsi di Kejari Penajam (L Gustian – Hello Borneo)

Pemeriksaan Kasus Korupsi di Kejari Penajam (L Gustian – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam  meningkatkan dua kasus dugaan korupsi ketahap penyidikan, yakni kasus dugaan korupsi di Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DP3K) tahun 2011 dan kegiatan pembebasan lahan bekas kebakaran di Pelabuhan Penajam tahun 2009-2010.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Penajam, Ahmad Yusak, Senin mengungkapkan, dua dari tujuh kasus dugaan korupsi yang masuk tahap penyelidkan ditahun 2015 ini, masuk ketahap penyidikan, diantaranya kasus penyaluran dana bantuan untuk perkebunan sawit yang dilakukan DP3K tahun 2011.

Selain kasus di DP3K yang masuk ketahap penyilidikan, lanjutnya, kegiatan pembebasan lahan bekas kebakaran di Pelabuhan Penajam yang direlokasi ke Gunung Steleng juga masuk ketahap penyelidikan. Dimana Kejari sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan beberapa saksi.

Ahmad Yusak mengungkapkan, Kejari menetapkan ES sebagai tersangka pada kegiatan pembebasan lahan bekas kebakaran di Pelabuhan Penajam yang direlokasi ke Gunung. Namun, Kejari belum bisa menjelaskan secara terperinci karena masih mendalami kasus tersebut.

“Kami tetapkan ES sebagai tersangka pada pada hari Rabu (8/7), dan kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menyimpulkan dan menguak kasus itu,” ujarnya.

Untuk kasus dugaan korupsi terkait kasus penyaluran dana untuk perkebunan sawit yang dilakukan DP3K tahun 2011, kata Ahmad Yusak, Kejari sudah menetapkan salah satu tersangka, namun sampai saat ini tim penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami juga menetapkan satu orang tersangka dugaan kasus korupsi DP3K itu, pada Rabu (8/7) tapi kami belum bisa meberitahukan tersangkanya karena tim penyidik masih dalam pemeriksaan,” ucapnya.

Kejasi Penajam Paser Utara, masih terus melakukan pengumpulan data serta menunggu audit Badan Pemeriksa Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kalimantan Timur (Kaltim) terkait dua kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara tersebut.(log)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.