150 Petani Rumput Laut Diberikan Pelatihan

Subur – Humas Setkab PPU

BPPT, Unggul Priyanto bersama Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar saat meninjau budidaya rumput laut di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara beberepa waktu lalu (Subur - Setkab PPU)

BPPT, Unggul Priyanto bersama Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar saat meninjau budidaya rumput laut di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara beberepa waktu lalu (Subur – Setkab PPU)

Penajam, helloborneo.com – Sebanyak 150 petani atau pelaku usaha rumput laut di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan akan mendapatkan pelatihan dan pembinaan budidaya rumput laut untuk meningkatkan perekonomian para petani rumput tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa(28/4), mengatakan, pelatihan dilaksanakan bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Tegnologi (BPPT), sebagai salah satu tindaklanjut pembangunan Maritim Techno Park di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pelatihan yang akan dilaksanakan pada Mei 2015 tersebut, lanjutnya, diantaranya akan memberikan pelatihan penanganan pola tanam dan serta teknik pengolahan setelah panen rumput laut dan pelatihan lainnya. Dimana peserta pelatihan terdiri dari 150 petani atau pelaku usaha budidaya rumput laut.

“Kami akan melakukan seleksi terhadap petani budidaya rumput laut yang akan menjadi peserta dalam pelatihan, kami bekerjasama dengan BPPT untuk menambah wawasan dan pengetahuan para pelaku usaha rumput laut itu,” ujar Ahmad Usman.

Menurutnya, dari hasil penelitian Nasional Sains Maritim Techno Park ditemukan potensi budidaya rumput laut yang terdapat di sepanjang pantai di wilayah Penajam Paser Utara. Jika dikembangkan secara maksimal dan dikelola dengan baik akan memberikan keuntungan bagi daerah itu.

Potensi rumput laut di Penajam Paser Utara, kata Ahmad Usman, begitu besar dan harus dikelola dengan baik sehingga menjadi sumber penghasilan bagi petani atau pelaku usaha budidaya rumput laut, untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dari total luasan wilayah Penajam Paser Utara yang potensi ditanami rumput laut bisa menyerap sekitar seribu lebih pekerja. Dan usaha rumput laut sangat diminati masyarakat daerah ini,” ujarnya.

Potensi rumput laut sangat menjanjikan, seperti di Desa Api-Api, tambah Ahmad Usman, diperhitungkan dengan luasan lahan tanam rumput laut berkisar 500 hektare dan satu hektare bisa memiliki 500 bentang rumput laut, jika dikalikan luasan tanam dengan harga Rp8 ribu per kilogram maka total penghasilan yang didapat memcapai Rp12 miliar.

“Pendapatan Rp 12 miliar itu, kalau dirata-rata pendapatan petani rumput laut bisa mencapai Rp4,5 juta dalam sekali panen,” katanya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.