Pelaku Pembobol Rumah di Waru Belum Terungkap

Kambolo’

 

Penajam, helloborneo.com – Pelaku pembobolan rumah Eeng Rida (40) warga Kelurahan Waru RT 01, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang terjadi pada hari Minggu (19/4) dini hari sampai saat ini belum terungkap.

Kapolsek Waru, Ajun Komisaris Juhari, Minggu, mengaku, sampai saat ini belum menemukan jejak pelaku pembobol rumah milik Eeng Rida warga Kelurahan Waru yang terjadi sekitar dua pekan lalu. Dan pihak kepolisian terus berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

“Sudah dua pekan kami lakukan penyelidikan, tapi belum ada perkembangan. Kami terus berupaya mengungkap pelaku pembobolan rumah itu,” katanya.

Namun Polsek Waru, kata Juhari, mendapatkan informasi, bahwa pelaku pembobol rumah Eeng Rida tersebut, pelakunya lebih dari satu orang. Dimana pelaku melibatkan anak di bawah umur dalam melakukan aksinya itu.

“Dalam aksinya pelaku melibatkan anak di bawah umur, anak itu yang masuk rumah melalui jendela. Tapi kami belum bisa pastikan pelakunya orang Waru atau orang luar Waru,” ungkapnya.

Juhari mengimbau, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi pada malam hari. Dimana banyak rumah masyarakat tidak memiiliki pengaman, seperti teralis besi sehingga memudahkan pelaku masuk ke dalam rumah.

Sebelumnya, rumah Eeng Rida (40) berhasil dibobol pada Minggu (19/4) sekitar pukul 03.30 Wita, dan pelaku berhasil membawa gelang emas seberat enam gram yang menempel di lengan kirinya serta dompet berisi uang Rp250 ribu. Pelaku masuk rumah melalui jendela dengan cara dicongkel.

Eeng Rida mengaku sempat melakukan perlawanan kepada pelaku ketika merampas gelang emas miliknya, dan sempat melihat sepintas wajah pelaku pencurian tersebut. Eeng Rida juga sempat berteriak minta tolong dan pelaku langsung melarikan diri.

Sekitar 90 menit setelah kejadian, ibu tiga anak itu melaporkan kasus pencurian ke Polsek Waru. Aksi pencurian itu berjalan lancar, karena saat kejadian suami korban (Eeng Rida) sedang berada di luar daerah. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.