Yusran Aspar Jadi Pembicara di Diskusi CEO Forum

Subur – Humas Setkab PPU

 

Yusran Aspar Jadi Pembicara di Diskusi CEO Forum (Subur - Humas Setkab PPU)

Yusran Aspar Jadi Pembicara di Diskusi CEO Forum

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar didaulat menjadi pembicara pada diskusi CEO Forum, yang digelar Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim, di Hotel Novotel Balikpapan, Senin.

Bupati Yuasran Aspar menyampaikan materi perkembangan terkini pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Menurutnya, 13 tahun, ditahun 2012 awal pemekaran,  Penajam Paser Utara merupakan daerah yang tidak memiliki apa-apa atau nol diberbagai bidang. Berbagai sektor pembangunan juga belum ada. Bahkan tingkat kemiskinan saat mencapai  sekitar 17 persen.

Yusran Aspar menjelaskan, diawal kepemimpinannya saat itu sebagai Pj Bupati pertama, yang utama adalah berusaha membangun kepercayaan dari masyarakat Penajam Paser Utara. dengan melakukan beberapa program yang langsung bersentuhan dan dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Kami membuka kebun sawit mandiri kepada masyarakat, program sapi rakyat dan sebagainya, seiring dengan pembenahan-pembenahan  insfrastruktur dan pembangunan di wilayah Penajam Paser Utara,” katanya.

Hingga saat ini, lanjutnya, program-program yang telah dilakukan it uterus berjalan dengan baik dan masyarakat terus merasakan hasil dari program yang dilaksanakan tersebut. Dan pembangunan diberbagai bidang semakin berkembang, serta tingkat kemiskinan tahun 2014 berkurang menjadi 6 persen yang saat itu sekitar 17 persen.

Bahkan saat ini diusianya yank e-13 tahun, kata Yusran Aspar, Penajam Paser Utara telah mampu bersaing dalam berbagai sektor pembangunan dengan Kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya kabupeten/kota yang usianya jauh dibanding Kabupaten Penajam Paser Utara.

Ia mengatakan, Saat ini Penajam Paser Utara merupakan objek pembangunan nasional, bahkan internasional. Diantaranya akan ada pembangunan “Techno Park” atau pusat kajian kemaritiman satu-satunya di Indonesia,  pembangunan Pabrik Palp, pembangunan jembatan tol Penajam Paser Utara-Balikpapan serta pembangunan rel kereta api dan sebagainya.

“Pembangunan “Techno Park”  telah ditandatangani Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). “Techno Park” merupakan pangkalan terbesar bagi kapal-kapal penelitian di seluruh Indonesia,” ujar Yusran Aspar.

Dengan berbagai pembangunan tersebut, tambahnya, diharapkan Penajam Paser Utara akan menjadi “Kota Mice” atau sebagai kota tujuan pertemuan yang sangat baik dengan fasiltas infrastruktur yang sangat memadai.

“Bandara tidak jauh, fasiltas jalan tol jembatan Penajam Paser Utara-Balikpapan, maka dijamin tidak ada macet dan bandara menuju Penajam Paser Utara hanya butuh waktu beberapa menit,” ujar Yusran Aspar. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.