Bocah 12 Tahun Digarap Kakek-Kakek Di Barak Kebun

Cak Ris

Yosep Pelaku Pemerkosaan (Cak Ris - Hello Borneo)

Yosep Pelaku Pemerkosaan (Cak Ris – Hello Borneo)

Paser, helloborneo.com – Sungguh tragis nasib Bunga, — bukan nama sebenarnya. Kamis, Kamis (30/4) menjadi hari kelam dalam kehidupannya. Bagaimana tidak, kesucian bocah berusia 12 tahun itu direnggut paksa Yosep Hale, yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Ya, karyawan perusahaan perkebunan sawit PT Saraswanti yang berada di Desa Kerang Dayo Kecamatan Batu Engau Kabupaten Paser, Kalimantan Timur itu tega menyetubuhi Bunga saat situasi barak tempat mereka tinggal sedang sepi karena saat itu orang tua Bunga sedang sibuk bekerja di kebun.

Yosep yang diketahui pernah dua kali menikah dan memiliki 4 orang anak itu tega menyetubuhi Bunga sekira pukul 11.30 siang. Yosep merenggut kesucian Bunga di barak divisi IV PT Saraswanti disaat Bunga menjaga dua adiknya yang masih berusia 1 dan 8 tahun.

Kapolsek Batu Engau Iptu Tatok Tri Haryanto kepada helloborneo.com mengatakan, pelaku pemerkosaan dikenal baik oleh korban dan sudah dianggap keluarga sendiri. “Korban tak menaruh curiga, karena memang pelaku sudah sering makan minum di rumah korban karena senasib seperantauan,” terang Kapolsek.

Disebutkan Kapolsek, disaat korban menjaga dua adiknya, Yosep datang dan sempat menyapa. Tak lama, Yosep langsung memeluk Bunga dan dibawa masuk ke salah satu ruangan barak.

Untuk mencegah Bunga berteriak, Yosep menyumpal mulut Bunga dengan kain. Kalah tenaga, Bunga tak berkutik saat Yosep membuka pakaian dan menyetubuhinya. Kelakuan bejat Yosep terungkap saat salah penghuni barak pulang untuk istirahat siang dan memergoki aksi brutal Yosep dan langsung melapor ke sekuriti perusahaan.

“Pelaku diamankan sekuriti dari amukan warga sebelum kita tangkap. Saat ini, sudah tahap penyidikan,” tuntas Tatok, mantan KBO Satreskrim Polres PPU itu sembari membeberkan Yosep dikenakan pasal 81 Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.(ris/*log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.