Penyaluran CSR di Penajam Belum Maksimal

AH Ari B

Penajam, helloborneo.com – Penyaluran “Corporate Social Responsibility” (CSR) atau tanggung jawab sosial dari pengusaha atau perusahaan, kata Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqim MZ, selama ini belum maksimal.

“Kami akan membentuk forum CSR agar setiap pengusaha atau perusahaan yang ada di daerah ini tidak memberikan bantuan yang sama. Jadi selama ini pemberian CSR belum maksimal” jelas Wabup Mustaqim, di Penajam, Selasa.

Pembentukan forum CSR tersebut, lanjutnya, untuk menghimpun bantuan yang diberikan oleh perusahaan yang berada di daerah ini. Sehingga dana bantuan CSR dari masing-masing perusahaan atau pengusaha dapat lebih maksimal dan tepat sasaran.

“Saya meminta dinas terkait untuk segera mendata seluruh perusahaan yang ada di wilayah Penajam Paser Utara,” ujar Mustaqim.

Menurutnya, sejumlah perusahaan besar yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, sampai saat ini belum maksimal menggulirkan CSR. Karena pemberdayaan tanggung jawab sosial dari pihak perusahaan sangat diperlukan bagi kinerja pemerintah.

Mustaqim mengharapkan, forum CSR tersebut dapat memudahkan perusahaan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara merealisasikan tanggung jawabnya. Selain itu, forum itu juga dapat membantu memudahkan pemerintah daerah mengawasi pihak perusahaan.

Sejauh ini bantuan CSR yang dibagikan kepada masyarakat tidak bisa dirasakan secara penuh. Harapan kami CSR perusahaan nantinya lebih tepat sasaran, seperti membantu pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan, dan pendidikan,” jelasnya.

Pembentukan forum CSR t ini, tambah Mustaqim, sudah diusulkan tahun 2014 lalu, bahkan DPRD Penajam Paser Utara mengusulkan pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang mengatur terkait CSR tersebut.

“Seluruh perusahaan diharapkan dapat mendukung dan siap bergabung dalam forum CSR yang akan dibentuk itu. karena forum ini sesuai dengan komitmen perusahaan, untuk menyalurkan CSR baik di dalam areal perusahaan maupun di luar,” katanya. (bp/*log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.