Produksi Padi Penajam Turun 50 Persen

AH Ari B

 

Petani Penajam Paser Utara sedang memanen padi (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Petani Penajam Paser Utara sedang memanen padi (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Penurunan produksi padi tahun ini (2015), kata Kepala Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Muharis, mencapai sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya karena pengaruh serangan hama.

“Masyarakat petani Desa Sebakung Jaya mengeluh merugi akibat panen tidak sesuai harapan, karena serangan hama diperkirakan produksi beras tahun 2015 turun berkisar 50 persen,” ungkap Muharis, di Penajam, Jumat.

Menurutnya, hasil panen yang biasanya mencapai lima ton per hektare, saat ini petani hanya mampu panen separuhnya saja atau sekitar 2,5 ton per hektare. Kondisi tersebut dipengaruhi serangan hama yang semakin meningkat.

“Serangan hama semain meningkat, sementara upaya Dinas Pertanian untuk penanggulangan seragan hama itu masih lambat. Jadi hasil panen padi petani menurun drastis,” kata Muharis.

Selain serangan hama, lanjutnya, para petani di Desa Sebakung Jaya juga terkendala kekurangan air untuk pengairan sawah karena musim kemarau yang cukup panjang. Sehingga banyak petani yang mengalihkan lahan persawahan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Musim kemarau berkepanjangan dan kurangnya air untuk pengairan sawah, membuat banyak sawah yang dialihfungsikan jadi kebun sawit karena dianggap lebih kuat dan tahan lama terhadap cuaca,” jelas Muharis.

Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, kata dia, merupakan salah satu daerah penghasil padi terbesar di wilayah Penajam Paser Utara. Dan dengan luasan lahan pertanian produktif yang mencapai 860 hektare desa tersebut menjadi daerah percontohan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun untuk panen tahun ini (2015), tambah Muharis, hasil panen petani menurun drastis, rata-rata mencapai sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya. Sehingga mayoritas petani di Desa Sebakung Jaya mengalami kerugian. (bp/*esa)




2 thoughts on “Produksi Padi Penajam Turun 50 Persen

  1. ade embongbulan

    Sesuai hasil konfirmasi lisan dgn PPL Sebakung Jaya (Ibu Ngatinah) melalui Kantor Ketahanan Pangan & Penyuluh Pertanian PPU, bahwa justru terjadi peningkatan di atas 5% atas produksi Padi di wilayah Sebakung Jaya. Walaupun Desa Sebakung Jaya adalah termasuk produksen padi tertinggi, rata2 per hektar ubinan mencapai 7,2 ton/ha. Namun disadari memang sebagian kecil terjadi serangan hama penyakit. Tetapi tdk mempengaruhi produksi secara keseluruhan.
    Ade Embongbulan (Kasubag.Adm.Pertanian-Pemkab.PPU)

    Reply
    1. admin Post author

      oke siap pak terimakasih infonya, tadi jg ketemu pak surito dan pak joko di kodim

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *