Harga Cabai di Penajam Melonjak

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Harga cabai di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melonjak cukup tinggi karena pasokan semakin menipis akibat cuaca buruk sehingga distribusi terhambat.

Dari pantuan di beberapa pasar tradisional di Penajam Paser Utara, Rabu, cabai merah besar yang biasanya dijual Rp40.000 naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan Rp10.000, cabe keriting yang sebelumnya Rp30.000 kini dijual Rp40.000 atau mengalami kenaikan Rp10.000.

Selain itu harga barang kebutuhan pokok lainnya yang mengalami kenaikan memasuki pekan kedua bulan puasa Ramadhan 1436 Hijriyah, diantaranya bawang merah yang biasanya Rp30.000, kini dijual Rp35.000 per kilogram atau mengalami kenaikan Rp5 ribu.

Sedangkan bawang putih yang biasanya Rp20.000, kini dijual Rp24.000 per kilogram atau mengalami kenaikan Rp4 ribu.

“Beberapa harga kebutuhan pokok itu mengalami kenaikan distribusi terhambat karena cuaca tidak menentu mengakibatkan pasokan berkurang,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag UKM) Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli, di Penajam, Rabu.

Kenaikan harga kebutuhan pokok, lanjut dia, dipengaruhi pasokan yang semakin berkurang. Seperti cabai yang didatangkan dari pulau Jawa saat ini semakin menipis akibat cuaca yang tak menentu selama beberapa pekan terakhir.

Peningkatan harga kebutuhan pokok tersebut, kata Rusli, akan terus bertahan sampai tujuh hari sebelum lebaran Idul Fitri (H -7), karena permintaan akan kebutuhan pokok tersebut masyarakat cenderung semakin meningkat.

Namun demikian, tambahnya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan berkurangnya persediaan barang kebutuhan pokok dipasaran, karena pemerintah menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok aman selama selama puasa hingga setelah lebaran. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.