Satpol PP Penajam Segel BTS Tanpa Izin

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur, melakukan penyegelan terhadap ˜base transceiver stasion” (BTS) atau tower telekomunikasi di RT 09 Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, Bagenda Ali, di Penajam, Rabu, menegaskan, tower telekomunikasi yang dibangun di atas sebuah minimarket tersebut disegel karena belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dan melanggar peraturan daerah (perda).

“Penyegelan dilakukan karena sesuai dengan Perda Nomor 6 Ttahun 2012 tentang tower telekomunikasi dan Perda Nomor 8 Tahun 2012 tentang IMB, pemerintah melarang pembangunan tower telekomunikasi d iatas sebuah gedung atau bangunan,” jelasnya.

Menurut Bagenda Ali, Satpol PP akan melakukan tindakan tegas, yakni membongkar tower telekomunikasi tersebut. Jika sampai batas waktu yang yang telah ditentukan, pemilik tower telekomunikasi tidak melakukan pembongkaran sendiri.

“Kami akan melakukan pembongkaran secara paksa BTS itu, jika sampai 22 Juli 2015 pemilik BTS tidak melakukan pembongkaran sendiri,” ungkapnya.

“Keberadaan BTS itu melanggar dua perda setempat terkait dengan pemanfaatan tata ruang dan retribusi, jadi perlu ditertibkan,” kata Bagenda Ali.

Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, tambah dia, terus berusaha mengintensifkan pengawasan terhadap tower telekomunikasi yang tidak sesuai peruntukkan dan tata ruang dengan melibatkan seluruh kecamatan dan kelurahan.

“Kami akan libatkan kecamatan dan kelurahan untuk mendata, mengawasi dan menertibkan seluruh BTS bermasalah di wilayah masing-masing,” jelas Bagenda Ali. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.