Mustaqim MZ : Pembangunan Harus Merata

Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ memberikan bantuan saat Safari Ramadhan Safari Ramadhan di masjid Darus Salam Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam (Iskandar - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ memberikan bantuan saat Safari Ramadhan Safari Ramadhan di masjid Darus Salam Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam (Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqim Mz, megatakan, pemerintah daerah harus melakukan pembangunan secara merata disetiap wilayah di daerah setempat.

“Atas nama Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Urara beserta seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD ), pemerintah daerah merasa masih belum mampu memberikan kepuasan pembangunan kepada masyarakat,” kata Wabup Mustaqim MZ, saat menggelar Safari Ramadhan di masjid Darus Salam Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Penajam Passer Utara, lanjut dia, harus melakukan pembangunan secara merata, diharapkan setelah terbangunnya jembatan penghubung sampai ke Kelurahan Buluminung, dan jalan pendekat ke Pulau balang rampung, pemerataan pembangunan dapat terlaksana.

“Bentang pendek jembatan Pulau Balang sudah selesai dibangun, tinggal menyelesaikan bentang panjangnya. Jembatan itu akan menghubungkan Pantai Lango, Jenebora dan Geresik sampai ke Buluminung dengan lebar 50 meter,” jelas Mustaqim.

Dengan tebangunnya jembatan tersebut, menurutnya, akan memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat, baik kegiatan peningkatan ekonomi, kegiatan sosial kemasyarakatan. Bahkan kegiatan keagamaan, semua dapat berjalan dengan lancar.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, kata Mustaqim, akan membuka akses agar transportasi antar kelurahan sepanjang pantai teluk di wilayah Penajam Paser Utara dapat berjalan dengan baik, serta memperpendek jarak tempuh dan menekan biaya transportasi.

“Arus pergerakan manusia dan pergerakan barang dan jasa lebih pendek sehingga dapat memberikan kesejahteraan dan biaya transportasi lebih murah, dan berdampak harga barang menjadi lebih murah sehingga dapat dijangkau masyarakat,” jelasnya. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.