Legislator Penajam Nilai Perbaikan Jalan Provinsi Lambat

Dika

 

Sekretaris Komisi I DPRD Penajam Paser Utara, Anwar Sanusi (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Sekretaris Komisi I DPRD Penajam Paser Utara, Anwar Sanusi (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Legislator dari DPRD Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Anwar Sanusi menilai, perbaikan jalan provinsi atau nasional yang melintas di daerah itu lamban, karena hingga saat ini masih banyak jalan berlubang.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemrprov Kaltim) kurang sigap lakukan perbaikan jalan provinsi atau nasional itu. Karena kondisi jalan masih banyak yang berlubang, terutama di wilayah Kecamatan Waru dan Babulu,” jelas Anwar Sanusi, di Penajam, Rabu.

Anggota DPRD Penajam Paser Utara, daerah pemilihan (Dapil) Waru-Babulu tersebut menyatakan, menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri tahun ini (2015) perbaikan jalan yang berada di wilayah Kecamatan Waru dan Babulu belum selesai

“Kondisi jalan di Waru Babulu berlubang sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara terutama roda dua,” katanya.

“Jelang arus mudik perbaikan jalan belum selesai, bisa saja nanti perbaikan itu tidak selesai sampai arus balik,” ujar Anwar Sanusi.

Jalan provinsi atau nasional tersebut, menurutnya, salah satu akses penghubung Kaltim-Kalimantan Selatan (Kalsel). Jadi diperkirakan tujuh hari sebelum dan tujuh hari sesudah lebaran Idul Fitri intensitas kendaraan yang melintas di jalan provinsi atau nasional tersebut akan meningkat.

“Volume kendaraan yang melintas di jalan itu bisa meningkat, sementara kondisi jalan masih banyak berlubang. Jadi pengendara harus berhati-hati ketika memasuki wilayah Waru-Babulu,” jelas Anwar Sanusi.

“Beberapa titik masih dalam perbaikan justru menambah titik rawan kecelakaan. Karena ada beberapa titik jalan dilubangi untuk penambalan. Tapi, setelah dilubangi kadang ditinggal begitu saja jadi menambah rawan kecelakaan,” ungkap politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Anggota DPRD Penajam Paser Utara, Dapil Sepaku, Suyadi mengatakan, seharusnya pemerintah daerah menyediakan anggaran pemeliharaan jalan yang memadai agar perbaikan dapat menyeluruh. Dan instansi terkait diminta untuk melakukan pengawasan, terutama di jalan-jalan yang kondisinya rusak parah.

“Diperlukan rambu-rambu peringatan serta pengaturan arus lalu lintas agar terjadi kecelakaan dan menelan korban, karena jalan provinsi atau nasional di wilayah Kecamatan Sepaku juga masih rusak dan berlubang,” jelanya.

.”Pemprov Kaltim harus melihat sistem perawatan jalan di daerah Jawa, kalau ada jalan rusak cepat diatasi. Tetapi di sini tunggu jalan rusak parah baru diperbaiki,” ujar Suyadi

“Tradisinya di sini juga setiap jelang lebaran baru jalan jalan itu diperbaiki, sehingga jalan itu sudah mengalami kerusakan yang parah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra tersebut. (adv/bp/*esa)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.