Penumpang Arus Balik Padati Pelabuhan Feri Penajam

Suherman

 

Kendaraan roda empat sedang mengantre untuk masuk ke kapal feri (Suherman - Hello Borneo)

Kendaraan roda empat sedang mengantre untuk masuk ke kapal feri (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Usai Lebaran Idul Fitri 2015, arus balik di Pelabuhan Penyebarangan Feri Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada dua hari setelah atau H+2 lebaran mulai mengalir dan memadati kapal feri tujuan Penajam -Kariangau, Balikpapan.

Koordinator Pengawasan Jalan Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara, Jamaluddin, di Penajam, Senin, mengatakan, H+2 lebaran penumpang mulai memenuhi atau memadati Pelabuhan Feri Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk menyeberang ke Balikpapan.

Kondisi di Pelabuhan Feri Kabupaten Penajam Paser Utara, menurutnya, pada H+2 (Senin sore hingga malam hari), terlihat banyak penumpang menggunakan kendaraan roda empat sedang mengantre untuk masuk ke kapal feri. Kemungkinan antrean kendaraan tersebut bisa terjadi sampai Selasa (21/7) atau hari terakhir liburan.

“Antrean panjang di pelabuhan feri mulai terjadi sekitar pukul 18.00 Wita, antrean kendaraan roda empat itu sampai di depan terminal Penajam atau mencapai satu kilometer,” kata Jamaluddin.

“Selisih setengah jam antrean arus mudik melalui pelabuhan feri bertambah mencapai 2 kilometer, antrean itu didominasi mobil pribadi,” ungkapnya.

Penumpang kapal feri Edo yang menggunakan kendaraan roda empat pribadi dengan nomor polisi (nopol) DA 7442 T, mengatakan, ketika sampai di Penajam Paser Utara sekitar pukul 19.00 Wita dan sudah terjadi antrean kendaraan roda empat untuk ke kapal feri di depan terminal Penajam

“Anteran kendaraan roda empat di Pelabuhan Feri Kabupaten Penajam Paser Utara selalu terjadi setiap tahun. Saya memilih mudik hari ini (Senin) karena diperkirakan puncak arus balik terjadi Selasa (21/7) atau H+3 lebaran karena hari terakhir liburan,” katanya.

Sementara itu dari pantuan, kendaraan roda dua yang menggunakan jasa kapal feri juga mengalami peningkatan yang signifikan, namun antrean kendaraan roda dua tersebut tidak begitu panjang seperti antrean kendaraan roda empat. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.