Penumpang Feri Penajam Meningkat

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Penumpang arus balik Idul Fitri 2015 melalui pelabuhan penyeberangan Feri Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengalami peningkatan mencapai 1.737 orang atau meningkat sekitar sepuluh kali lipat dari hari biasa.

Kepala PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kabupaten Penajam Paser Utara, Rahmat di Penajam, Selasa, mengungkapkan, sejak dua hari sesudah atau H+2 lebarana jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan feri melonjak mencapai 1.737 dari hari biasa yang hanya 256 orang per hari.

“Peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah terasa sejak H+2 Idul Fitri, dimana puncak kepadatan terjadi pada sore dan malam hari,” katanya.

“Jumlah kendaraan pada arus balik yang menggunakan jasa kapal feri pada H+2 (Senin sore sampai malam hari) membuat antrean kendaraan roda empat mencapai sekitar 2 kilometer,” ungkap Rahmat.

Jumlah penumpang meningkat, kata dia, karena waktu libur dan cuti bersama pegawai akan berakhir. Dan diprediksi pncak arus balik yang menggunakan jasa penyeberangan kapal feri akan terjadi pada tujuh hari setelah atau H+7 lebaran.

Penumpang tertinggi yang menggunakan jasa penyeberangan kapal feri, menurutnya, didominasi pengguna kendaraan roda dua sebanyak 1.030 per hari. Namun meskipun penumpang mulai ramai, jmulah kendaraan yang menggunakan jasa kapal feri tersebut menurun sekitar 30 persen dibanding tahhun sebelumnya.

Mengatasi lonjakan tersebut, kata dia, ASDP Penajam menyiapkan 12 kapal feri, dimana untuk setiap hari sepuluh kapal akan melayani jurusan Penajam-Balikpapan, sedangkan dua kapal lainnya tetap akan disiapkan, karena dilakukan secara bergilir.

Selain menyiapkan 12 kapal feri, menurut Rahmat, ASDP Penajam juga mengoperasikan dua dermaga pelabuhan kapal feri. Serta menjalankan jadwal keberangkatan kapal feri tetap konsisten karena hanya butuh waktu 30 menit untuk bongkat muat.

“Kami sudah operaikan dua dermaga. Feri butuh waktu 30 menit utuk bongkar muat, bahkan ada feri hanya butuh waktu 20 menit bongkar muat langsung berangkat. Serta mengoperasikan kapal feri selama 24 jam dengan 50 trip,” jelasnya. (bp/*esa)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.