Setkab Penajam Halal Bihalal Usai Apel Pagi

Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara halal bihalal usai apel pagi hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2015 (Iskandar - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara halal bihalal usai apel pagi hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2015 (Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Sekretariat Kabupaten (Setkab) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan halal bihalal usai apel pagi hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2015, sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antara pejabat dan staf.

“Kesalahan yang terjadi antara individu dapat dilebur dengan cara saling bermaafan secara pribadi sementara kesalahan dan dosa dengan Allah hanya dapat dilebur dengan meminta ampun dan istighfar kepada Allah SWT,” kata Pelaksana tugas Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar saat memimpin apel pagi hari kerja pertama bagi seluruh pegawai di lingkungan Setkab Penajam Paser Utara, Rabu.

Kegiatan halal bihalal, menurutnya, sebagai ajang saling memaafkan sehingga kekompakan dan kerjasama bisa terus terjalin karena tanpa kerjasama dan masih adanya yang saling dendam, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

Tohar mengharapkan, momentum hari raya Idul Fitri yang masih terasa, dapat dimanfaatkan untuk saling memaafkan, sehingga dapat memantapkan dan meningkatkan intensitas komunikasi baik di dalam kedinasan maupun di luar kedinasan.

“Kegiatan halal bihalal bertujuan untuk meningkatkan tali silaturrahmi, mempererat ukhuwah islamiah serta menjadi wadah memantapkan kebersamaan sehingga mampu memberi semangat baru dalam menunjang progam kerja pemerintah demi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara yang lebih baik,” jelasnya.

Tohar menyatakan, atas nama pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pejabat dan staf, dan diharapkan bulan Ramadhan dapat membawa semangat dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawab masing-masing pejabat dan staf.

Sebagai pejabat publik yang membawahi seluruh staf, kata dia, akan merasa malu apabila tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, demikian pula kepada seluruh pejabat struktural bertanggung jawab membina staf yang ada dibawahnya.

“Pejabat eselon IV wajib membina seluruh staf yang ada dibawah kendalinya, untuk meningkatkan kinerja untuk memberikan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing,” tegasnya. (adv/bp/*esa)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.