Penderita Diare di Penajam Terus Bertambah

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Jumlah penderita diare di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sepekan terakhir terus bertambah, warga terserang diare diduga karena faktor lingkungan yang tidak sehat akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara, Eka Wardhana, di Penajam, Jumat, mengungkapkan lima belas pasien diare saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Ke-15 Pasien yang terserang diare itu mengalami gejala muntah-muntah dan deman tinggi sebelum dirawat,” ujarnya.

Belasan pasien diare tersebut, lanjut Eka Wardhana, rata-rata masih berusia di bawah 10 tahun, meskipun sudah melawati masa kritis namun bebarapa pasien di antaranya masih diinfus. Warga terserang diare itu diduga karena faktor perubahan cuaca yang tidak menentu saat ini sehingga mengakibatkan lingkungan tidak sehat.

Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara meminta masyarakat mewaspadai penyakit diare dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) saat musim kemarau ini, karena saat musim kemarau sejumlah wilayah di Kabupaten Penajam Paser Uarasering dilanda kesulitan air bersih.

“Pada musim kemarau seperti ini penyakit diare dan ISPA dapat menyerang, untuk itu warga harus selalu waspada,” kata Eka Wardhana.

Selain itu ia mengimbau, agar masyarakat menjaga pola hidup, dimulai dari sanitasi, kebersihan makanan dan minuman tetap terus dijaga. Karena selain pengaruh lingkungan, diare juga dapat menular melaui makanan dan minuman yang tidak bersih. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.