BPAKD Penajam Tahan 41 Kendaraan Dinas

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Badan Pengelolahan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menahan 41 unit kendaraan dinas pada pendataan atau inventarisasi kendaraan dinas roda dua dan roda empat atau lebih di daerah itu.

“Selama 10 hari kegiatan pendataan atau inventarisasi kendaraan dinas, BPKAD menahan sementara sekitar 41 kendaraan dinas mulai dari kendaraan roda dua hingga roda enam,” ungkap Kepala Bidang Analisa Kebutuhan, BPKAD Kabupaten Penajam Paser Utara, Agus Purwanto, saat dihubungi di Penajam, Rabu.

Sepanjang kegiatan pendataan tersebut, kata dia, BPKAD menahan sementara kendaraan dinas roda empat dan roda dua yang pajaknya belum dibayar, tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK ) serta surat kelayakan kendaraan (KIR) telah habis masa berlakunya.

Sebanyak 12 unit kendaraan dinas roda dua dan delapan unit kendaraan dias roda empat yang ditahan sementara tersebut, menurut Agus Purwanto, karena pajak kendaraan belum dibayarkan. Sedangkan truk sampah milik Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman ditahan karena surat KIR kendaraan mati.

“Kendaraan dinas roda empat jenis “double cabin” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, yang belum memilki surat kelayakan kendaraan atau KIR memcapai 21 unit,” ungkapnya.

Sementara kendaraan dinas milik Dinas Kesehatan, tambag Agus Purwanto, baru sekitar 40 unit yang telah didata ulang, jumlah tersebut baru separuh dari total kendaraan dinas di Dinas Kesetahan. Alasan belum semua kendaraan Dinas Kesehatan tesebut dibawa untuk diperiksa karena beberapa kendaraan berada di daeah pelosok yang cukup jauh.

“Kami harapkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dapat membawa semua aset bergerak yang dimilki sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.