Galian Pipa PDAM Paser, Merusak Jalan

MR Saputra

MERUSAK. Salah satu galian pipa PDAM di tengah pusat perkotaan Tana Paser, yang rencananya akan dilakukan pembongkaran di tengah jalan. (MR Saputra - Hello Borneo)

MERUSAK. Salah satu galian pipa PDAM di tengah pusat perkotaan Tana Paser, yang rencananya akan dilakukan pembongkaran di tengah jalan. (MR Saputra – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Aktifitas galian pipa yang dilakukan PDAM Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mendapatkan sorotan keras dari Dinas Bina Marga, Pengairan, dan Tata Ruang Paser. Pasalnya selain menganggu aktifitas penguna jalan, perbaikan bekas galian pipa PDAM yang dilakukan juga terbilang merugikan.

Kepala Dinas Bina Marga, Pengairan, dan Tata Ruang Paser, Bachtiar Effendi mengutarakan, kalau kegiatan galian pipa yang dilakukan PDAM di beberapa badan jalan di pusat Ibukota Tana Paser sangat merugikan. Pasalnya proses galiannya terbilang lama dan banyak menggunakan badan jalanan, yang dirasa cukup menggangu pengguna jalan.

“Sebenarnya kegiatan galian yang dilakukan PDAM itu merusak dan merugikan daerah, karena sudah jalan bagus-bagus tetapi dirusak lagi. Nanti diperbaiki lagi dirusak kembali,” tegas Bachtiar.

Bachtiar juga sangat menyesalkan proses perbaikan jalan yang dilakukan PDAM pasca proses galian selesai. Dimana perbaikannya tak sesuai dengan jalan yang awalnya sudah mulus. Karena banyak perbaikan yang dilakukan asal-asalan.

“Ini memang perlu disorot, karena waktu izin itu perbaikan dijanjikan serupa dengan sebelum dilakukan pengalian. Namun realisasinya, perbaikan dilakukan sembarangan dan terkesan hanya menutupi lubang saja,” ungkapnya.

Bachtiar berharap untuk PDAM kedepannya bisa berkomitmen dalam melakukan perbaikan jalan, pasca galian pipa yang dilakukan. Ia menyadari memang tak bisa dilarang karena untuk kepentingan air bersih masyarakat. Tetapi memang perlu adanya aturan dalam melakukan galian.

“Memang galian yang dilakukan juga untuk kebutuhan masyarakat, tetapi dari PDAM juga harus ada komitmen,” tutupnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.