Pengerjaan Proyek Anjungan Nipah-nipah Belum Ada Pengawas

Dika

 

Pengerjaan lanjutan anjungan akan dilaksnakan di Pantai Nipah-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (Suherman - Hello Borneo)

Pengerjaan lanjutan anjungan akan dilaksnakan di Pantai Nipah-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (Suherman – Hello Borneo)

Penajam helloborneo.com – Pengerjaan proyek anjungan pantai Nipa-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali dilanjutkan, namun belum ada pengawas pengerjaan karena masih dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Kapala Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Prasarana Wilayah (PU Kimpraswil) Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Dahrul, di Penajam, Senin, menyatakan, tidak ada persoalan meskipun pemenang pengawas pengerjaan proyek tersebut belum ada.

“Tetap kami lakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyel anjungan itu, kekosongan pengawas pengerjaan itu sementara ditangani langsung Dinas PU Kimpraswil,” katanya.

“Pengawasan proyek itu, bisa dilakukan PPTK (pejabat pelaksana teknis dan kegiatan) dan saya sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) yang melakukan pengawasan,” jelas Andi Dahrul.

Pengerjaan lanjutan proyek anjungan pantai Nipa-nipah, di Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam tersebut, menurutnya, sudah ditandatangani dengan anggaran sebesar Rp7 miliar dari APBD 2015, dan kontraktor pelaksana harus bekerja sesuai dengan jadwal yang disepakati.

Jadwal pengerjaan lanjutan proyek anjungan Nipah-nipah yang dikerjakan secara ‘multiyears’ atau proyek tahun jamak tersebut, kata Andi Dahrul disusun pemenang tender agar dapat menyesuaikan jadwal pengerjaan sesuai dengan kemampuan.

“Saya sudah tanda tangan kontrak pengerjaan lanjutan proyek anjungan itu, saya minta kontraktor pelaksana yang membuat jadwal pengerjaan agar menyesuaikan dengan kemampuan mereka,” jelas Andi Dahrul.

“Kami hanya menyepakai jadwal yang dibuat kintraktor pelaksana, jadi kalau pengerjaannya terlambat atau tidak sesuai dengan jadwal, salahnya kontraktor pelaksana,” katanya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.