Wabup Penajam Lepas Keberangkatan Ratusan Calon Haji

AH Ari B

 

 

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ (Suherman - Hello Borneo)

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqim MZ, melepas keberangkatan ratusan calon haji dari daerah setempat yang merupakan kelompok terbang delapan untuk gelombang pertama dengan pintu Embarkasi Balikpapan.

“Saya berpesan kepada semua calon jamaah haji agar selalu menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup agar tidak mudah lelah, karena suhu udara dan cuaca di sini dengan di Arab Saudi sangat jauh berbeda,” kata Wabup Mustaqim saat kesempatan berpidato di hadapan ratusan calon haji, Rabu.

Menjalankan ibadah haji, kata wabup, tidaklah mudah karena akan menemui atau mengalami berbagai cobaan dan tantangan yang cukup berat. Untuk itu, setiap calon haji dapat menjaga sikap sabar, tolong menolong serta memelihara kesehatan fisik.

Total jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara, pada musim haji 2015 ini sebanyak 102 orang. Calon haji tersebut tergabung dalam kloter delapan gelombang pertama bersama dengan Kota Bontang dan Kabupaten Paser.

Namun dua calon haji yang sudah nasuk daftar diberangkatkan pada tahun ini (2015) meninggal dunia menjelang keberangkatan. Dua calon haji yang meninggal tersebut digantikan oleh calon haji nomor urut antrian berikutnya.

Jamaah haji yang dilepas keberangkatannya tersebut, akan diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Balikpapan pada tanggal 31 agustus 2015, sekitar pukul 07.00 Wita, menginap satu malam di Asrama Haji Batakan, Balikpapan.

Selanjutnya pada 1 September 2015 rombongan calon haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara bersama calon haji Kota Bontang dan Kabupaten Paser, terbang melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan menuju Tanah Suci. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.