DPRD Minta Pelayanan Kesehatan Paser Diperhatikan

Rapal JKN

Iskandar, Legislator DPRD Kabupaten Paser

Iskandar, Legislator DPRD Kabupaten Paser

Tana Paser, helloborneo.com – Resiko menjadi kawasan yang jauh dari pusat pemerintahan, memang tidak mengenakkan. Pasalnya selain kurannya pembangunan infrastruktur, pelayanan juga bagi masyarakat sangat kurang. Seperti yang terjadi di kawasan Desa Pasir Mayang, dimana masyarakatnya jauh dari perhatian pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Paser.

Salah satu anggota DPRD Paser, Iskandar yang merupakan legislator dari Dapil di Pasir Mayang mengatakan, harus ada perhatian dari Pemda untuk kawasan-kawasan yang jauh, seperti di Pasir Mayang ini. Untuk fasilitas kesehatan sangatlah minim, karena hanya ada satu puskesmas pembantu dan tidak ada tenaga dokter di dalamnya.

“Ini memang sangat ironis, perhatian pemerintah hanya berpusat di pembangunan kota nya saja. Sedangkan untuk di kawasan pedesaan, nihil,” terang Iskandar.

“Seperti dikawasan Pasir Mayang ini, masyarakat harus berusaha dengan keras untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Iskandar berharap, semoga Pemda Pasir untuk kedepannya bisa membangun desa. Karena banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan kebutuhan pelayanan kesehatan. Karena untuk diketahui di Desa Pasir Mayang tak ada 1 unit pun ambulans yang disediakan Pemda.

Sedangkan untuk jarak tempuh menuju RSUD terdekat, memerlukan 2 jam ditambah dengan kondisi jalan yang rusak parah. Sedangkan alternatif lain menggunakan kapal untuk menyeberang juga terbilang sulit.

“Dari Pasir Mayang ke kota itu perlu 60 km, belum ditambah jalannya yang rusak. Sedangkan kalau sudah di musim penghujan warga tak mampu untuk keluar lewat darat. Ini harus jadi PR untuk pemimpin selanjutnya,” tandas Iskandar. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.