Kabupaten Paser Dikepung Asap

Rapal JKN

Dari 9 Titik Hospot, Meningkat Hingga 27 Titik

PADAMKAN API. Petugas memadamkan api yang melahap lahan dekat perumahan warga. (Rapal JKN - Hello Borneo)

PADAMKAN API. Petugas memadamkan api yang melahap lahan dekat perumahan warga. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Paser mulai menimbulkan dampak yang serius. Terutama dampak pencemaran udara yang ditimbulkan dari kebakaran lahan yang meningkat secara drastis, baik disengaja maupun tak di sengaja. Bahkan titik api di Kabupaten Paser meningkat 2 kali lipat dalam sehari.

Kepala BPBD Kabupaten Paser Chandra Iwanadhi yang dikonfirmasi helloboreno.com mengatakan, dari data sebelumnya (7/9) ada sekitar 9 hospot di Paser namun dari hasil update terbaru terjadi peningkatan yang drastis. Dimana dari pantauan Setelit NOAA 18 ada sekitar 27 titik api di Kabupaten Paser sekarang.

“Kondisi di Kabupaten Paser terbilang rawan kebakaran. Pasalnya selain titik api yang banyak, kondisi angin selatan juga menambah rawan Kabupaten Paser,” ujarnya.

Selain itu lanjut Iwan-sapaan akrab dari Chandera Iwanadhi mengatakan, kondisi pencemaran udara di Kabupaten Paser mulai memasuki status waspada. Pasalnya meningkatnya kebakaran lahan dan hospot membuat kepungan asap mulai menyelimuti Paser. Bahkan karena terkepung asap tersebut langit di Paser menjadi merah dan jarak pandang pun ikut terbatas.

“Kami masih melakukan pemantauan, namun untuk saat ini pencemaran udara di Kabupaten Paser mulai memasuki level 1,” ungkapnya.

Selain itu dia juga memberikan imbauan kepada masyarakat di Paser, agar mengunakan masker saat berjalan. Pasalnya kondisi kepungan asap mulai mengkhawatirkan dan untuk menjaga kesehatan.

“Kalau bisa sementara inj menggunakan masker agar, tidak terkena Ispa. Lantaran kondisi udara yang tercemar di Paser,” tutupnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.