“Heboh” Warga Temukan Mayat Perempuan Hamil

Rapal JKN

 

Mayat Perempuan. Warga Paser heboh adanya temuan mayat perempuan hamil. (Rapal JKN - Hello Borneo)

Mayat Perempuan. Warga Paser heboh adanya temuan mayat perempuan hamil. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Sungguh sadis, warga Desa Kuaro, kawasan Sungai Pantai Keke, dikejutkan dengan temuan sesosok mayat wanita hamil, tanpa identitas membusuk di selokan, dengan kondisi usus terburai dan penuh luka tusuk, sekira pukul 11.00 Wita, Minggu (13/9).

Salah satu warga di kawasan tersebut Jumriansyah (24) mengatakan, saat melintas mencium bau busuk di sekitar area tersebut. Namun iya tak menghiraukan, setelah beberapa saat kemudian heboh, ada salah satu warga menemukan mayat wanita.

“Awalnya hanya baunya saja tercium, tapi pas ada yang mencoba mengecek. Ternyata jasad wanita yang sudah penuh lumpur,” ujarnya.

Kapolres Paser AKBP Anggie Yuliyanto Putro melalui, Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Alfa Faroqi membenarkan, dimana telah di temukan jasad wanita hamil dalam kondisi membusuk. Dari hasil pemeriksaan ditemukan luka di bagian kepala akibat hantaman rudapaksa (benda tumpul), lebam di bagian mata dan dua bekas luka tusuk yang menyebabkan usus terburai.

“Saat ini mayat sudah dikirim ke RSUD Panglima Sebaya, Tana Paser untuk di autopsi. Pasalnya tidak ada satupun identitas yang melekat pada jasad wanita hamil tersebut,” ucapnya.

Lanjut Aldi, dugaan sementara wanita hamil tersebut memang sengaja dibunuh. Namun untuk kejelasannya masih menunggu hasil autopsi. Selain itu bagi keluarga yang merasa salah satu anggota keluarganya menghilang bisa melaporkan.

“Identitasnya belum kami temukan, namun untuk ciri-ciri mayat tersebut, tingginya sekitar 150 cm dan berumur kisaran 20 hingga 25 tahun. Dan saat jasad ditemukan menggunakan jaket biru, baju merah garis-garis dan bercelana panjang hitam,” paparnya.

“Dan untuk kelanjutanya kami masih menunggu hasil autopsi dan pencarian keluarga korban untuk penyelidikan selanjutnya,” tutupnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.