Identitas Mayat Ibu Hamil di Paser Terungkap

Rapal JKN

Korban Sudah Dua Hari Menghilang

Yuni Rahayu, warga Desa Semuntai, Kecamatan Long ikis. Yang sudah dua hari terakhir menghilang tanpa sebab.

Yuni Rahayu, warga Desa Semuntai, Kecamatan Long ikis. Yang sudah dua hari terakhir menghilang tanpa sebab.

Tana Paser, helloborneo.com – Kasus penemuan mayat wanita hamil di Kuaro, Pantai Keke yang ditemukan dengan luka tusuk dan lebam, akhirnya Minggu (13/9) terungkap, setelah ada keluarga korban melaporkan ke Polres Paser.

Jasad wanita tersebut merupakan anak sulung dari Wahid yang bernama Yuni Rahayu (20), warga Desa Semuntai, Kecamatan Long ikis. Yang sudah dua hari terakhir menghilang tanpa sebab.

Kapolres Paser AKBP Anggie Yuliyanto Putro melalui, Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Alfa Faroqi mengatakan, pihak keluarga korban sudah melapor ke Polres Paser. Namun tak banyak hal yang diungkapkan pihak keluarga, bahkan pihak keluarga sempat menolak untuk dilakukan autopsi.

“Namun kasus meninggalnya Rahayu, tergolong kriminal murni. Oleh sebab itu kami tetap melakukan autopsi guna penyelidikan lebih lanjut,” ujar Aldi.

Aldi mengatakan, untuk motif pembunuhannya masih dilakukan penyelidikan. Pasalnya dalam kasus meninggalnya korban, beberapa barang berharga seperti sepeda motor dan hp korban dinyatakan hilang.

Namun pihaknya belum berani menyimpulkan, kalau korban merupakan korban dari kekerasan ataupun dibegal. Pasalnya kondisi hamil yang dialami korban juga menjadi alasan lain, adanya dugaan pembunuhan berencana.

“Motif dari terbunuhnya korban masih kami selidiki, namun untuk kemungkinannya ada dua pasal kalau bukan terkait Pasal 365 tentang Curas, bisa juga masuk dalam pasal pembunuhan berencana,” terang Aldi.

Selain itu Aldi juga menuturkan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi korban. Apakah benar korban dalam kondisi hamil. Dengan melakukan pemeriksaan pihak keluarga dan beberapa orang terdekat korban.

“Masih dalam penyelidikan, namun untuk  pastinya kami masih menunggu hasil autopsi di Balikpapan,” tutupnya. (rol/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.