Si Jago Merah Mengamuk di Modang, Paser

Rapal JKN

SEDIH. Saat semua umat muslim menyambut suka cita lebaran Idul Adha, warga modan justru mengais sisa-sisa kebakaran. (Rapal JKN - Hello Borneo)

SEDIH. Saat semua umat muslim menyambut suka cita lebaran Idul Adha, warga modang justru mengais sisa-sisa kebakaran. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Saat mayoritas umat muslim merayakan lebaran Idul Adha kemarin, warga Jalan Modang, Gang Rukun, RT. 5 RW. 2, jusrtu malah sibuk membersihkan dan menyelamatkan barang-barangnya pasca kebakaran Rabu (23/9) siang, lalu sekitar pukul 14.10 wita.

Kebakaran yang berlangsung itu memang  sangat cepat, karena kondisi cuaca di musim kemarau. Apalagi kencangnya hembusan angin selatan, membuat jago merah semakin cepat menyebar dinding dan atap rumah milik Zaid (36) salah satu warga pemilik rumah yang diduga menjadi titik api.

Menurut pengakuan salah seorang warga Herman (50), api membesar dengan cepat, warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat-alat ala kadarnya dengan memanfaatkan air parit yang ada di sekitar rumah.

“Untung segera datang petugas pemadam kebakaran, karena angin lumayan kencang jadi api cepat menjalar karena bangunan yang terbakar sebagian terbuat dari kayu,”ujarnya.

Sedikitnya 7 unit kendaraan pemadam api dikerahkan Pemadam Kebakaran Paser, Badan Penanggulanan Bencana Derah (BPBD) Paser, Manggala agni dan Polres Paser untuk menjinakkan amukan jago merah.

Ketiga instasi itu mendapat bantuan dari personil Kodim 0904 TNG, dan masyarakat setempat untuk bahu-membahu memadamkan api.

Dibagian lain, salah seorang Petugas PLN Rayon Tanah Grogot, Kristiadi yang hadir untuk mengamankan kabel listrik salah satu rumah warga pasca kebakaran, mengungkapkan saat terjadi kebakaran, jalur Modang sedang mengalami pemadaman bergilir siang hari.

Setelah berjibaku selama satu jam lebih di gang padat penduduk itu, akhirnya jago merah bisa dijinakkan. Akibat dari amukan jago merah ini, sedikitnya 3 rumah, 1 bangunan sarang burung walet hangus terbakar dan 4 unit sepeda motor hangus terbakar.

Dan sementara ini bangunan rumah yang telah di police line, masih nampak banyak warga mencoba mengeluarkan sejumlah barang yang dinilai masih bisa dimanfaatkan. Meski tidak ada korban jiwa kerugian ditaksir mencapai satu miliar lebih. Dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polres Paser.

Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Lafa Faroqi yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi dan menyelidiki penyebab api. Namun dari dugaan sementara dikarena hubungan arus pendek.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengamnkan lokasi untuk titik api sendiri,” singkat Aldi. (jkn/rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.