Kecamatan Penajam Sumbang PAD Rp200 Juta

AH Ari B

Penajam, helloborneo.com – Kecamatan Penajam, sudah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sekisar Rp200 juta melalui pengelolaan kepengurusan izin gangguan dan izin mendirikan bangunan (IMB) pada pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Sejak wewenang kepengurusan 35 perizinan dan nonperizinan dilimpahkan ke kecamatan, Januari sampai sekarang, kami bisa memasukan berkisar Rp200 juta ke kas daerah dari kepengurusan IMB dan izin gangguan,” ungkap Camat Penajam, Sardi, di Penajam.

Pelimpahan sebagian kewenangan kepala daerah kepada masing-masing kecamatan tersebut, menurutnya, tidak hanya berhasil memangkas alur birokrasi yang selama ini cukup berbelit-belit dan seringkali dikeluhkan masyarakat, namun juga mampu menambah PAD.

Untuk lebih meningkatkan pemasukan PAD melalui kepengurusan izin, lanjut Sardi, pihak kelurahan/desa melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya melakukan kepengurusan izin, baik itu IMB, izin gangguan dan izin tempat tinggal serta tempat usaha kecil.

Biaya retribusi dari warga yang melakukan kepengurusan izin tersebut, kata dia, langsung masuk ke kas daerah, sehingga dijamin tidak terjadi pungli atau pungutan liar pada Pelayanan Administrasi Terpadu (Paten) di Kecamatan Penajam.

Peralatan dan tenaga teknis untuk mendukung pelaksanaan Paten sudah tersedia, namun tambah Sardi, pelaksanaan Paten di Kecamatan Penajam, masih sering terhambat karena jaringan internet tidak stabil dan terkadang mati.

“Kami meminta kapasitas internet untuk Paten dapat ditambah sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal,” katanya. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.