Petani Penajam Dapat Benih Bersubsidi

AH Ari B

Penajam, helloborneo.com – Para petani di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, korban fuso atau gagal panen akibat kemarau panjang yang melanda daerah itu berkesempatan mendapatkan benih bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Masyarakat petani korban kekeringan dan gagal panen tahun ini (2015) bisa mendapatkan benih bersubsidi bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Bambang Marjuki, ketika dihubungi di Penajam, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menurutnya tidak akan memberikan ganti rugi terhadap gagal panen yang diakibatkan oleh pengaruh iklim tersebut. Namun para petani bisa mengajukan permintaan bibit subsidi ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Petani korban fuso bisa memanfaatkan program bantuan benih subsidi dari Pemerintah Provisnsi Kalimantan Timur,” kata Bambang Marjuki.

Masyarakat petani di Kabupaten Penajam Paser Utara, menurutnya, hanya perlu membuat usulan atau proposal kebutuhan benih atau bibit yang diperlukan, harga benih atau bibit tersebut hanya Rp3.050 per kilogram.

Para petani harus segera mengajukan usulan permohonan benih itu karena usulan bantuan benih bersubsidi tersebut, kata Bambang Marjuki, memilki tengat waktu, yakni petani dapat mengajukan usulan bantuan benih bersubsidi paling lambat 25 Desember 2015.

“Petani hanya membeli bibit atau benih itu Rp.3.050 per kilogram karena telah disubsidi pemerintah provinsi, paling lambat akhir Desember 2015,” jelasnya.

Sementara kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan dan fuso di sejumlah lahan persawahan tersebut menarik perhatian anggota DPRD setempat.

Dimana Komisi II DPRD Penajam Paser Utara meminta dinas Pertanian dan Peternakan mengalokasikan anggaran untuk mengantisipasi kejadian serupa ditahun mendatang. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.