31 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Penajam

Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Sepanjang Januari hingga September 2015, kata Kasat Lantas Polres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ajun Komisaris Seto Handoko, terjadi 31 kasus kecelakaan lalu lintas yang disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan kelalaian pengemudi.

“Periode Januari-September 2015, terjadi 31 kasus kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban sebanyak 57 orang, 15 orang diantaranya meninggal dunia,” kata Seto Handoko, di Penajam, Senin.

“Sebanyak 18 orang dan 24 orang lainnya luka ringan, dengan kerugian materil mencapai sekisar Rp98,9 juta,” jlelasnya.

Dari 31 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama Januari hingga September 2015 tersebut kata Seto Handoko, didoninasi pengendara kendaraan roda dua. Faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan kelalaian pengemudi.

Selain itu menurutnya, sejumlah titik kerusakan serta minimnya penerangan dan marka jalan di sepanjang Jalan provinsi atau jalan nasional yang berada di wilayah Penajam Paser Utara, juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Beberapa titik yang dianggap rawan kecelakaan terdapat kerusakan dan belum dilengkapi penerangan serta rambu jalan, seperti di wilayah Kecamatan Waru dan Babulu,” kata Seto Handoko.

Untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas tersebut, tambahnya, Satuan Lalu Lintas Polres Penajam Paser Utara, melakukan sosialisasi, baik kepada siswa maupun orang tua serta komunitas motor. Bahkan melakukan penindakan terhadap pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang melanggar peraturan lalu lintas.

“Sosialisasi itu diharapkan akan semakin meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait aturan berlalu lintas yang benar sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

“Kami juga lakukan penindakan tilang di tempat baik saat razia maupun ssat patroli terhadap pengguna jalan yang melanggar aturan,” jelas Seto Handoko. (bp/*log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.