DPU Penajam : Mesin Daur Ulang Aspal Siasati Minimnya Anggaran

AH Ari B

 

 

Penajam, helloborneo.com – Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Edi Hasmoro mengatakan, membeli mesin daur ulang aspal untuk mensiasati minimnya anggaran pemeliharaan jalan di daerah itu.

“Kami membeli alat “recycling” atau daur ulang aspal untuk mensiasati minimnya anggaran pemeliharaan jalan, mesin itu berfungsi untuk mengolah aspal yang rusak sehingga bisa digunakan kembali untuk perbaikan jalan,” jelas Edi Hasmoro, saat dihubungi di Penajam, Rabu.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, melalui DPU kata dia, mengeluarkan anggaran Rp3,1 miliar dari APBD 2015 untuk membeli mesin daur ulang yang mampu mengolah aspal yang rusak, bisa kembali digunakan sebagai material untuk menambal jalan yang berlubang.

“Hasil olahan mesin “recycling” itu bisa digunakan sebagai material penambal jalan berlubang, sehingga mampu menutupi minimnya anggaran pemeliharaan jalan,” ujar Edi Hasmoro.

Namun mesin daur ulang aspal tersebut menurutnya, memiliki keterabatasan beroperasi, sementara jumlah kerusakan jalan di wilayah Penajam Paser Utara mencapai ratusan titik, sehingga dibutuhkan tambahan mesin untuk melakukan perawatan dan perbaikan jalan tersebut.

“Kami berharap ada tambahan mesin daur aspal pada 2016 untuk mempermudah perawatan sekaligus perbaikan jalan rusak se kabupaten,” kata Edi Hasmoro. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.