Penajam Berikan penghargan Kepada 47 Veteran

Suherman

 

 

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar serta Wakil Bupati, Mustaqim MZ menyerahkan bantuan uang penghargaan kepada veteran pejuang 45 (Suherman - Hello Borneo)

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar serta Wakil Bupati, Mustaqim MZ menyerahkan bantuan uang penghargaan kepada veteran pejuang 45 (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberikan penghargaan berupa bantuan uang kepada 47 veteran pejuang 45 di daerah itu.

“Penghargaan itu diberikan sebagai wujud perhatian pemerintah daerah kepada pejuang atas pengabdian yang diberikan terhadap nusa bangsa,” kata Bupati Yusran Aspar, usai menyerahkan bantuan uang penghargaan kepada veteran dan pejuang 45, Selasa.

“Kami menyadari bantuan tidak besar nilainya dibanding dengan apa yang telah mereka lakukan untuk membela dan mempertahankan tanah air. Tapi bantuan ini merupakan perhatian pemerintah daerah terhadap apa yang telah dilakukan para pejuang itu,” katanya.

Melihat apa yang telah dilakukan para pejuang bangsa Indonesia terdahulu menurut Yusran Aspar, masih banyak yang harus dilakukan untuk membalas perjuangan para pejuang tersebut. Salah satunya memberikan perhatian lebih kepada pejuang tersebut.

“Pemerintah sangat peduli, baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten selalu menghargai perjuangan mereka,” ungkapnya.

Yusran Aspar menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Penajam Paser Utara, termasuk kepada para veteran, karena pembangunan daerah tidak akan tercapai tanpa bantuam dan dukungan dari semua lapisan masyarakat.

Sementara Kepala Bagian Kesra Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Herlambang mengatakan sebanyak 47 orang veteran di wilayah Penajam Paser Utara telah menerima bantuan penghargaan dari pemerintah daerah yang diserahkan langsung oleh Bupati serta Wakil Bupati Penajam Paser Utara.

“Masing-masing veteran menerima bantuan uang sebesar Rp5 juta rupiah setiap tahun sebagai penghargaan pemerintah daerah,” jelasnya.

Menurut Herlambang, tahun ini (2015) jumlah veteran di wilayah Penajam Paser Utara, lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya karena seiring waktu sebagian veteran telah tutup usia atau meninggal dunia.

“Bantuan untuk veteran yang telah meninggal dunia hanya dapat diwariskan kepada isterinya atau suaminya saja, jika isteri atau suami veteran yang bersangkutan telah meninggal, maka anak atau keluarga lainnya tidak dapat menerima bantuan dari pemerintah daerah itu,” ungkapnya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.