Presiden Jokowi Gunakan Helikopter ke Lokasi “ground breaking” di Penajam

Suherman

 

Perwakilan PT Kereta Api Borneo, Russian Rallways, Yadi pada saat pertemuan membahas persiapan menyambut kehadiran Presiden (Suherman - Hello Borneo)

Perwakilan PT Kereta Api Borneo, Russian Rallways, Yadi pada saat pertemuan membahas persiapan menyambut kehadiran Presiden (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Presiden Joko Widodo akan menggunakan helikopter menuju lokasi “ground breaking” atau penggalian pondasi bangunan sebagai tahap dimulainya proyek pembangunan rel kereta api di Buluminung, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 17 November 2015.

“Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan delapan unit helikopter untuk rombongan Presiden Jkowi menuju “ground breaking” di Buluminung,” ungkap Perwakilan PT Kereta Api Borneo, Russian Rallways, Yadi pada saat rapat persiapan teknis “floor plan graound breaking”, di Penajam, Rabu.

“Kami akan siapkan delapan “heliped” atau tempat pendaratan helikopter di Buluminung sebagai lokasi “ground breaking” itu,” ujarnya.

Namun menurut Yadi, delapan unit helikopter yang digunakan untuk menuju ke lokasi “ground breaking” tersebut terlalu banyak, karena di lokasi tidak memungkinkan untuk delapan tempat pendaratan helikopter atau “heliped”.

“Biasanya pada saat kunjungan di daerah lain hanya menggunakan tiga helikopter, tapi jika memang ada delapan helikopter kami gunakan alternatif yakni di pelabuhan PT Eastkal yang berada dekat dengan lokasi,” jelasnya.

“Persiapan itu kami masih melakukan koordinasi dengan protokol pemerintah provinsi dan pusat serta Paspanpres (pasukan pengamanan presiden) karena mereka yang menentukan,” ujar Yadi.

Roundown acara atau susunan acara dari protokol sekretaris negara, tambahnya, Selasa pagi (17/11) Presiden Jokowi tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, dengan pesawat kepresidenan dan melanjutkan perjalanan menuju Bontang dengan menggunakan pesawat ATR milik PT Pupuk Kaltim.

“Setelah dari Bontang Presiden Jokowi kembali ke Balikpapan, kemudian menuju Kabupaten Penajam Paser Utara, dengan menggunakan helikopter,” jelasnya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.