Legislator Penajam : Masyarakat Waru Kurang Aktif Sukeskan Pembangunan

Suherman

 

Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara, Sudirman (kanan) bersama Bupati Yusran Aspar (kiri) pada acara Temu Warga Benuo Taka di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru (Suherman - Hello Borneo)

Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara, Sudirman (kanan) bersama Bupati Yusran Aspar (kiri) pada acara Temu Warga Benuo Taka di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Legislator yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sudirman mengatakan, masyarakat di Kecamatan Waru kurang aktif menyukseskan pembangunan.

“Kurang aktif masyarakat Kecamatan Waru itu membuat pembangunan Kecamatan Waru tertinggal dari kecamatan lainnya yang ada di wilayah Penajam Paser Utara,” kata Sudirman pada acara Temu Warga Benuo Taka di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kamis.

Ketertinggalan pembangunan di wilayah Kecamatan Waru tersebut lanjutnya, dikarenakan masyarakat Kecamatan Waru kurang mendukung program pembangunan pemerintah daerah, sehingga program pembangunan yang akan dilaksanakan selalu gagal.

Sudirman mencontohkan, penganggaran untuk pembangunan Jalur dua di Kecamatan Babulu dan Waru, sudah dilakukan sebanyak tiga kali, namun pelaksanaan pembangunan jalan tersebut terkendala pembebasan lahan karena masyarakat kurang merspon positif program pembangunan itu.

“Seharusnya pembangunan jalan itu sudah tembus sampai Kecamatan Babulu, karena sama-sama dianggarkan pada tahun kemarin,” ujar Politisi Partai PDI Perjuangan tersebut.

“Pembangunan jalan di belakang pasar Kecamatan Waru, juga diportal masyarakat. Jadi jangan salahkan pemerintah daerah kalau pembangunan di wilayah Kecamatan Waru teringgal karena masyarakatnya sendiri kurang aktif sukseskan pembangunan,” jelas Sudirman.

Ia meminta Camat Waru untuk melakukan sosialisasi dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat ikut mendukung pembangunan yang telah deprogram oleh pemerintah daerah

Sementara Wakil Ketua II DPRD Penajam Paser Utara, Syahruddin M Noor mengatakan, pada 2016 pemerintah daerah akan melakukan pembangunan jalan dua jalur di ibu kota Kecamatan Waru. Program pembangunan tersebut harus mendapat dukungan dari masyarakat Waru.

“Program pembangunan jalan itu harus didukung oleh masyarakat, karena jika terwujud akan mempermudah akses transportasi sehingga ekonomi masyarakat akan meningkat,” kata politisi Partai Demokrat tersebut.

“Kecamatan Waru adalah kota tertua, tapi masyarakat mengeluhkan pembangunan di Kecamatan Waru paling tertinggal, jadi warga harus mendukung program pembangunan sesuai mekanisme dan regulasi yang ada untuk mengejar ketertinggalan pembangunan itu,” jelas Syahruddin M Noor. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.