PPU Gelar Ritual Adat Belian Besiamper Selama 7 Hari

Suherman

Ritual Belian Besiamper yang digelar Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2014 (Suherman - Hello Borneo)

Ritual Belian Besiamper yang digelar Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2014 (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Fatmawati, Kepala Bidang Budaya dan Pariwisata, Dinas Perhubungan Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengatakan Upacara Ritual Adat Paser Belian Besiamper akan digelar selama 7 hari mulai 14 November mendatang.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang biasa disebut bersih kampung, namun memiliki arti yang cukup luas yaitu proses penghormatan kepada leluhur. Selain itu Upacara Adat Belian Besiamper juga digunakan sebagai Ritual Pengobatan,” ujar Fatma.

Fatma menambahkan, ritual pengobatan yang diselenggarakan di Gedung Grha Pemuda ini digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara medis. “Jadi selama 7 hari masyarakat bisa langsung berkomunikasi dengan Mulung (Dukun) tentang keluhan penyakitnya, dan bisa dilakukan sebelum upacara pengobatan dimulai,” terang Fatma.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Paser, Kabupaten PPU, Malisa membenarkan Upacara Ritual Belian Besiamper juga bisa disebut juga upacara pengobatan. “Dahulu kala sebelum Paser berdiri menjadi kerajaan, upacara Belian Besiamper biasa dilakukan masyarakat, namun karena memerlukan biaya yang cukup besar, hanya dilakukan oleh orang berada dan terpadang pada masa itu,” ungkap Malisa.

Malisa berharap, Upacara Ritual Adat Belian Besiamper menjadi khasanah budaya nasional yang bisa setara dengan Upacara Erau di Kabupaten Kutai Kartanegara. “Insya Allah Upacara ritual Adat Belian Besiamper akan menjadi aset budaya yang mampu menarik wisatawan berkunjung ke Kabupaten PPU,” pungkasnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.