Polres Penajam Belum Bisa Ungkap Pelaku Pembakaran Lahan

Bagus Purwa

 

Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Raden Djarot Agung Riadi(Bagus Purwa - Hello Borneo)

Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Raden Djarot Agung Riadi(Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, belum bisa mengungkap pelaku dari sejumlah kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di daerah itu.

Kapolres Penajam Paser Utara, Ajun Komsaris Besar Polisi Raden Djarot Agung Riadi saat dihubungi di Penajam, Kamis mengatakan, Polres sudah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah kasus kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di wilayah Penajam Paser Utara, namun belum bisa mengungkap pelaku pembakaran kahan dan hutan tersebut.

“Polres sudah melakukan proses lidik di beberapa titik kebakaran lahan dan hutan, tetapi pelakunya belum terungkap karena tidak ada yang mengetahui siapa yang membakar hutan dan lahan itu,” katanya.

“Kalau pelaku pembakaran lahan dan hutan itu terungkap atau tertangkap tangan, kami bisa tingkatkan ke tahap penyidikan,” jelas Kapolres.

Penyelidikan terhadap kebakaran lahan dan hutan dilakukan menurut Djarot Agung Riadi, karena kabut asap masih menyelimuti di sebagian wilayah Penajam Paser Utara terutama pada malam sampai pagi hari.

“Di beberapa titik bekas kebakaran itu apinya sudah padam, tapi masih mengeluarkan asap karena lahan gambut atau di bawah lahan yang terbakar tersebut ada batu bara sehingga semakin kena air asapnya makin keluar,” jelasnya.

Tiga lokasi kebakaran hutan diantaranya di wilayah Kelurahan Nenang, Lawe-Lawe dan Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, lanjut Djarot Agung Riadi, masih mengeluarkan asap tebal karena terdapat kandungan batu bara serta merupakan lahan gambut.

“Padahal sudah beberapa kali turun hujan tapi asap masih tebal karena ada batu bara atau yang terbakar itu lahan gambut,” ujar Kapolres.

Untuk penanggulangan kabut asap tersebut tambah Djarot Agung Riadi, Polres melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, dengan malakukan upaya penimbunan lahan yang terbakar tersebut. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.