Rencana Pembangunan 16 Sumur Bor di Penajam Gagal

AH Ari B

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi (Dika - Hello Borneo)(1)

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi (Dika – Hello Borneo)(1)

Penajam, helloborneo.com – Rencana pembangunan 16 titik sumur bor di sejumlah wilayah yang selalu mengalami kekeringan saat musim kemarau pada 2016, kata Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Supardi, dipastikan gagal terealisasi

“Anggaran untuk pembiayaan pembangunan 16 sumur bor pada 2016 yang kami usulkan sebesar Rp30 miliar, tapi dipangkas menjadi Rp13 miliar,’ ungkap Supardi, saat dihubungi di Penajam, Rabu.

Dengan anggaran Rp13 miliar tersebut lanjut Supardi, dapat dipastikan pembangunan 16 titik sumut bor di sejumlah wilayah yang selalu mengalami kekeringan saat musim kemarau pada 2016 dipastikan gagal terealisasi.

“Dengan anggaran Rp13 miliar itu, pembangunan sumur bor pada 2016 hanya bisa untuk enam titik saja,” ujarnya.

Pembangunan enam sumur bor yang akan dilaksanakan pada 2016 tersebut menurut Supardi, direncanakan akan dilakukan di Kecamatan Babulu dan Sepaku yang berpotensi mengalami kekeringan pada saat musim kemarau.

“Sumur bor itu untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, juga sekaligus untuk pengairan lahan persawahan yang berada jauh dari sumber air,” jelasnya.

Selain itu Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2016, tambah Supardi, juga mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat sekisar Rp9,9 miliar untuk program pengairan lahan persawahan.

“Dana dari pemerintah pusat itu, untuk pembuatan pintu air dan pembersihan serta rehabilitasi irigasi di di wilayah Penajam Paser Utara,” katanya. (bp/rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.