Kejari Penajam Sosialisasi TP4D

AH Ari B

 

Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Zullikar Tanjung (AH Ari B - Hello Borneo)

Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Zullikar Tanjung (AH Ari B – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan sosislisasi pembentukan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

“TP4D sangat penting untuk mendorong pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, bisa berjalan bersih, aman, dan terhindar dari masalah hukum,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Zullikar Tanjung, Rabu.

Pembentukan TP4D tersebut menurut Zullikar Tanjung, sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo, untuk mengawal pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan yang bersih untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Keberadaan TP4D itu agar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara, bisa semakin maju, bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” katanya.

TP4D nantinya lanjut Zullikar Tanjung, menjadi petugas pedamping pejabat pemerintah dalam pengawasan agar pembangunan berjalan baik sesuai dengan mekanisme dalam penggunaan anggaran, karena jika tidak sesuai mekanisme pejabat bersangkutan dapat terjerat masalah hukum.

TP4D yang beranggotakan dari bidang Intel, Datun (perdata dan tata usaha negara) dan dari bidang pidana khusus (pidsus) tersebut tambahnya, untuk mewujudkan pembangunan di daerah berjalan lancar, efektif dan terjadi penyelewengan.

Sosialisasi yang digelar di aula RSUD (rumah sakit umum daerah) Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, dihadiri staf ahli Bupati Penajam Paser Utara, Bidang Hukum dan Politik Firmansyah, Kepala Bagian Hukum Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Suhardi.

Selain iitu juga hadir sejumlah pejabat SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.