Berhenti Nyupir, Warga Tanah Grogot Malah Jadi Jambret

Rapal JKN

 

AW kini harus diamankan di Polres Paser karena aksinya. (Rapal JKN - Hello Borneo)

AW kini harus diamankan di Polres Paser karena aksinya. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Kerasnya persaingan ekonomi saat ini memang membuat segelitir orang menjadi kalap mata. Seperti yang dialami Aw (30), warga asal Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Awalnya berprofesi sebagai supir, lebih memilih banting setir menjadi penjambret.

Naas aksinya yang kedua di Jalan Padat Karya Tana Paser, sekira Pukul 02.00 Wita dengan membawa anaknya yang masih berumur 5 tahun. Aw tertangkap tangan saat menjambret Ar (33) yang baru saja menarik uang di ATM.

Kapolres Paser AKBP Cristian Torry melalui Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Alfa Faroqi yang dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya mengamankan Aw yang tertangkap tangan sedang beraksi.

“Dari informasi masyarakat, subuh tadi (kemarin,Red) kami berhasil mengamankan seorang laki-laki bersama kendaraannya yang tertangkap tangan saat hendak melancarkan aksinya sebagai penjambret,” terang Aldi.

“Dan benar saat beraksi, si pelaku membawa anaknya yang masih berumur 5 tahun,” jelas Aldi.

Lanjut Aldi bercerita kronologi kejadian, saat Aw merampas barang Ar yang sudah ia intai dari ATM. Aw langsung melaju dan memepeti Ar dan merampas dompetnya yang ditaruh pada motornya.

Lalu Aw langsung melaju dan Ar langsung berteriak yang mengundang kerumunan massa, dan langsung mengejar Aw beserta si buah hati Aw yang kaget langsung tancap gas.

Anaknya sempat bertanya, kepada As kenapa laju-laju. As pun mendengar suara buah hatinya tersebut langsung, lunglai dan perlahan memelankan kendaraannya. Hal ini membuat Aw tertangkap massa, beruntung massa langsung menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

“Jadi dari pengakuan pelaku, dia memang tak mampu lari lagi. Karena mendengar anaknya bertanya. Sehingga Aw pun akhirnya di tangkap massa, namun beruntung massa langsung menyerahkan kepada kami,” terang Aldi.

Lanjut Aldi, sementara ini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait aksi yang dilakukan Aw. Dan Aw mengaku kalau ia sudah dua kali beraksi. Dengan modus merampas barang yang tergantung di motor.

“Sementara ini Aw masih kami periksa, sambil melanjutkan proses penyidikannya,” tutup Aldi. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.