Dilaporkan Bikin Rusak Jalan, Polisi Amankan Illegal Logging

Rapal JKN

Pelaku Illegal Logging Kabupaten Paser. (Rapal JKN - Hello Borneo)

Pelaku Illegal Logging Kabupaten Paser. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Berawal dari keluhan yang dilaporkan masyarakat di kawasan Long Kali, atas maraknya aksi illegal logging yang meresahkan dan merusak infrastruktur jalan. Polsek Long Kali bersama Polres Paser langsung menggelar razia dan mengamankan dua unit truk pengangkut kayu ulin illegal.

Kapolres Paser AKBP Cristian Torry melalui Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Alfa Faroqi membenarkan adanya penangkapan itu, pihaknya setelah menerima sms yang merupakan keluhan dari warga. Langsung menggelar razia di kawasan Muara Pias dan Desa Toyu.

“Jadi kami ada mendapatkan sms warga, yang mengeluhkan maraknya aksi illegal logging. Setelah itu kami langsung ke lapangan, ternyata benar, kami berhasil mengamankan 2 unit truk dan 3 tersangka,” terang Aldi.

Lanjut Aldi menceritakan kronologis penangkapan, sekira pukul 23.30 Wita, saat personilnya memblok jalan tiba-tiba tersangka Hadi yang membawa truk putih melaju dan tak mau berhenti.

Namun pihaknya tetap ngotot tak membuka jalur, sehingga Hadi yang mengendarai truk dengan nomor polisi KT 8505 K terpaksa berhenti. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ada 5,5 Kubik kayu ulin illegal diangkutnya.

Lanjut belum selesai Hadi diperiksa, tiba-tiba dri belakang Heriyadi bersama satu temannya dengan mengendarai truk merah dengan nomor polisi KT 8720 ikut terjaring karena membawa 50 keping kayu ulin illegal.

“Awalnya sempat ada perlawanan si pelaku, namun kami tetap tak gentar sehingga dengan memblok jalan. Kami berhasil menangkap 3 pelaku ini,” ungkapnya.

“Dan sementara ini ketiga pelaku tengah kami periksa, dan untuk tindak lanjutnya nanti tergantung hakim. Yang jelas hukuman minimalnya 1 tahun kurungan penjara,” tegas Aldi. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.