Ulama Penajam Diharapkan Maksimalkan Peran dan Fungsinya

Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Sejumlah pejabat hadir pada Dialog Akhir Tahun dengan Liqa’akhawat (Pertemuan Kekeluargaan) (Iskandar - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Sejumlah pejabat hadir pada Dialog Akhir Tahun dengan Liqa’akhawat (Pertemuan Kekeluargaan) (Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Keberadaan ulama diharapkan dapat memaksimalkan peran dan fungsinya ditengah derasnya arus global yang mengisyaratkan kehidupan yang hedonis dan matrialistis , kata Asisten I Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ali Rahman.

“Peran ulama hendaknya lebih diperluas, ulama tidak saja berdiri di garis terdepan dalam mengokohkan sendi-sendi moral, etika dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Ali Rahman saat membacakan sambutan Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar pada Dialog Akhir Tahun dengan Liqa’akhawat (Pertemuan Kekeluargaan), Senin.

“Lebih daripada itu ulama diharapkan mampu mencerahkan dan mencerdaskan umat dengan ajaran agama Islam,” ujarnya.

Demikian pula keberadaan OKP dan Ormas Islam lanjut Ali Rahman, sebagai bagian dari kelompok masyarakat bukan hanya memberikan pencerahan kepada umat terkait masalah akhlak dan akidah, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan umat baik secara ekonomi, sosial politik berdasarkan nilai Islam yang sangat dibutuhkan pada kondisi saat ini.

Sinergi antara MUI, Ulama serta OKP dan Ormas Islam lainnya menurut dia, sebagai wadah untuk berkiprah umat islam bagi kemaslahatan umat yang sangat diperlukan dalam nilai Islam dimasyarkat di tengah hantaman pengaruh globalisasi saat ini.

“Kita menyadari, ditengah derasnya arus globalisasi yang mengisyaratkan kehidupan yang hedonis dan metrialistis Islam banyak mengalami problem dan tantangan, seperti semakin banyaknya umat Islam yang tergelincir akidahnya,” jelasnya.

“Pemikiran sesaat, konflik aliran, sampai isu terorisme, semua permaslahan itu harus disikapi dengan serius kareana akan berpengaruh pada citra Islam di masa depan,” kata Ali Rahman.

Melihat kondisi saat ini tambah Ali Rahman, perlu dilakukan suatu upaya untuk mengajak umat untuk kembali kepada pemikiran dan keilmuan Islam sesui tuntunan Assunnah dan Alqur’an agar tidak berpengaruh dengan permasalahan tersebut.

Pertemuan yang digelar untuk menyatukan pemikiran bagaimana menyikapi persoalan-persoalan yang saat ini dihadapi dengan tema kita bersatu menuju Penajam Paser Utara yang lebih berkemajuan tersebut dihadiri perwakilan Polres\, Ketua KPU, Kakan Kemenag, Perwakilan Ormas Islam dan OKP Penajam Paser Utara. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.