Penajam Pelajari Konsep Rumah Layak Huni di Desa Sungai Terik

Artikel

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ (oeci hitam) saat kunjungan kerja ke Desa Sungai Terik Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser (Subur Priono - Humas Seykab Penajam Paser Utara)

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ (oeci hitam) saat kunjungan kerja ke Desa Sungai Terik Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser (Subur Priono – Humas Seykab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Untuk mewujudkan program pembangunan rumah layak huni, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan kunjungan kerja untuk mempe;ajari konsep rumah layak huni di Desa Sungai Terik Kecamatan Batu Sopang

Kabupaten Paser.

Wakil Bupati Mustaqim MZ beserta rombongan, diantaranya Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Camat dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Kabupaten Penajam Paser Utara, menempuh perjalanan selama dua jam untuk sampai di Desa Sungai Terik tersebut.

Sekitar pukul 11.00 Wita, Wakil Bupati beserta rombongan sampai di Desa Terik dan diterima langsung oleh Canat Baru Sopang, Firhansyah dan Kepala Desa Sungai Terik, Juliyanto beserta jajarannya.

Menurut Mustaqim, kunjungan kerja yang dilakukan ini untuk melihat langsung pembangunan Desa Sungai Terik, yang digagas Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar ketika menjabat sebagai Camat Batu Sopang 25 tahun lalu atau sekitar tahun 1998 silam.

“Konsep pembangunan Desa Sungai Terik itu akan dijadikan percontohan untuk rencana pembangunan rumah layak huni yang akan dilaksanakan dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara, dengan konsep berbeda,” jelas wakil bupati.

Mustaqim yang tampak serius memperhatikan pembangunan di sepanjang desa tersebut, memberikan arahan kepada rombongan untuk memperhatikan dan mempelajari konsep pembangunan Desa Sungai Terik itu.

Mustaqim memmpertanyakan, mulai dari badan jalan yang menghubungkan antara rumah satu dengan rumah lainnya, dan tidak jarang Mustaqim langsung bertanya kepada sejumlah masyarakat desa itu.

Kepala Desa Sungai Terik Juliyanto menjelaskan, sebelumnya Desa Sungai Terik merupakan perkampungan tidak berpenghuni, karena sebagian besar masyarakat yang ada berprofesi sebagai peladang yang berpindah-pindah, sehingga kampung mereka kosong.

Kemudian muncul gagasan dari Camat Batu Sopang saat itu dijabat Yusran Aspar yang saat menjabat sebagai Bupati Penajam Paser Utara, untuk membangun sebuah desa dengan fasilitas rumah dan lahan bagi masyarakat yang disediakan di daerah itu.

Dimana pemerintah daerah saat itu lanjut Juliyanto, menyediakan rumah layak huni berukuran 4×9 meter dengan luas lahan 25×50 meter persegi untuk masing-masing kepala keluarga di daerah setempat, yang dilengkapi fasilitas jalan yang memadai.

Pembangunan desa terus berkembang hingga saat ini. Walau sebagian besar rumah telah dipugar oleh warga, tapi tatanan pembangunan desa ini masih tertata dengan baik sesuai perencanaan awal,” jelasnya.

Konsep pembangunan Desa Sungai Terik itulah yang meginspirasi Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar, merencanakan pembagunan perumahan layak huni bagi masyarakat kurang mampu di tanah Benuo Taka. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.