Menghindari Lubang, Suami Istri Tewas

N Sya

Tabrakan maut di Kabupaten Paser tewaskan pasangan suami istri. (N Sya)

Tabrakan maut di Kabupaten Paser tewaskan pasangan suami istri. (N Sya)

Tana Paser, helloborneo.com – Karena menghindari jalan rusak sepasang suami istri, Syarlina (50) dan Kariatun (45) warga asal Sangkuriman ini tewas di Desa Suatang Bulu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Sabtu (23/1). Keduanya tewas setelah mobil pick up dengan plat KT 8009 XA yang dikendarainya menabrak dump truck yang dikendari Mariono (31) dari arah berlawanan.

Hal itu dibenarkan Kapolres Paser AKBP Cristian Torry melalui Kasat Lantas Polres Paser AKP Hendro Wibowo didampingi Kapolsek Pasir Belengkong AKP Tasimun.

“Insiden tersebut terjadi sekira jam 13.45 Wita. Pick Up yang dikendarai Syarlina datang dari arah Kerang menuju Tanah Grogot kemudian menghindari jalan rusak dan mengambil kanan jalan sehingga terjadi tabrakan,” papar Tasimun.

“Akibat dari kecelakaan tersebut pengemudi dump truck mengalami luka ringan, pengemudi pick up dan penumpang di bawa ke RSUD Panglima Sebaya dan meninggal di rumah sakit,“ lanjut Tasimun.

Kapolres Paser AKBP Cristian Torry melalui Kasat Lantas Polres Paser AKP Hendro Wibowo saat di konfirmasi mengatakan lakalantas yang menyebabkan dua orang meninggal ini merupakan murni kesalahan saat berkemudi.

Diharapkan masyarakat agar lebih berhati-hati lagi saat berkendara, tetap mematuhi rambu-rambu lalu-lintas dan mengurangi kecepatan saat di jalan ramai maupun sepi.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati, sekarang jalan sudah bagus ada perhatian dari pemerintah untuk kelancaran perekonomian masyarakat. Namun bukan berarti dengan adanya jalan yang sudah bagus, kendaraan menjadi semakin laju, jangan seperti itu,” tutup Hendro. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.