Produk Daur Ulang Paser, Laris Manis di Samarinda

MR Saputra

2 orang pekerja bahan daur ulang sedang menyelesaikan orderan dari Samarinda. (MR Saputra - Hello Borneo)

2 orang pekerja bahan daur ulang sedang menyelesaikan orderan dari Samarinda. (MR Saputra – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Bank Sampah yang dikelola Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, sedang kebanjiran pesanan dari Samarinda. Bahkan selama Februari ini Bank Sampah laris manis menerima pesanan 200 buah kerajinan tangan hasil daur ulang sampah dari Samarinda.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas DKP, Herwati, melalui Suwito Kabid Pelaksana DKP sekaligus Penanggung Jawab Bank Sampah. “Kami kebanjiran orderan dari Provinsi, minggu ini akan diambil 200 buah kerajinan tangan dari sampah,” ucap Suwito.

Suwito mengaku cukup kewalahan, karena hanya memiliki dua karyawan yang menjahit dan membuat pola kerajinan tangan tersebut. Bahan-bahan yang digunakan pun tidak sembarangan, untuk membuat tas, dompet dan harus menggunakan bahan plastik yang tebal.

“Sampai hari ini produksi kita belum sampai 200 buah. Karyawannya cuma dua, jadi lumayan kewalahan. Bahan yang dipakai harus yang tebal jadi kuat kalau dijadikan tas,” lanjut Suwito.

Pengelola Bank Sampah, Ardiansyah mengatakan sebagian besar bahan-bahan dibeli dari masyarakat. Bahan plastik yang digunakan biasanya kemasan minyak makan, plastik kemasan deterjen dan plastik tebal lainnya.

“Bahan-bahan seperti plastik kemasan minyak makan kita beli dari warga. Plastik yang belum dibersihkan kita beli dengan harga Rp2.500 perkilo, jika plastik sudah dibersihkan dan siap dibuat kerajinan kita beli dengan harga Rp5.000 perkilonya,” jelas Ardiansyah.

“Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp30 ribu sampai Rp100 ribu. Tergantung ukuran dan bahan yang digunakan,” lanjut Ardiansyah.

Bank Sampah yang dikelola DKP ini sudah ada sejak tahun 2015. Awalnya sampah ditabung masyarakat Paser hanya dipilih dan diberikan kepada pengepul untuk di daur ulang kembali. Dan akhir 2015 Bank Sampah mulai aktif mengelola sampah menjadi bahan kerajinan tangan, dengan permintaan yang tinggi dari luar Paser. (rol)




2 thoughts on “Produk Daur Ulang Paser, Laris Manis di Samarinda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.