Penajam Minta Air Pertamina Atasi Krisis Air

AH Ari B

 

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar usai pertemuan dengan manajemen PT Pertamina di Balikpapan (dok. Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar usai pertemuan dengan manajemen PT Pertamina di Balikpapan (dok. Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meminta PT Pertamina di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, untuk mengalirkan air limbah perusahaan untuk membantu pengairan lahan persawahan masyarakat sekitar.

“Kami sudah sampaikan permintaan itu, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor PT Pertamina di Balikpapan pada Selasa (16/2),” kata Bupati Yusran Aspar saat dihubungi di Penajam, Kamis.

“Perusahaan itu memiliki sumber air limbah cukup besar, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut Yusran Aspar, akan membangun WTP (water treatment plant) agar air limbah dari Pertamina terminal Lawe-Lawe tersebut, juga bisa dimanfaatkan sebagai air baku Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM setempat.

“Sepanjang kemarau debit air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM semakin menyusut, sehingga perlu ada alternatif sumber air baku,” ujarnya.

Yusran Aspar berharap, PT Pertamina dapat menjembatani seluruh perusahaan yang beroperasi di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, bisa membantu upaya penaganan krisis air di wilayah Penajam Paser Utara.

Pada kunjungan kerja tersebut tambahnya, rombongan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, ditemui Senior Manager Operation and Manufacturing Pertamina, Gunarno, General Manager Marketing Operation Region VI Pertamina, Muhammad Irvan, General Manager Refinery Unit V, Eman Salman Arief. (adv/bp/rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.