Abrasi di Wilayah Pesisir Penajam Semakin Parah

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ahmad Usman mengatakan, abrasi yang terjadi di wilayah pesisir di daerah itu semakin parah sehingga membutuhkan penanganan serius.

“Abrasi di Desa Api-Api, Kecamatan Waru semakin parah, dan ini butuh penanganan yang serius agar tidak semakin meluas,” kata Ahmad Usman saat dihubungi di Penajam, Kamis.

Abrasi yang terjadi di Desa Api-Api, membuat jarak garis pantai dengan pemukiman warga dan jalan raya semakin dekat kata Ahmad Usman, tanpa menyebut luasan wilayah pesisir yang terkena abrasi air laut tersebut.

“Selain terjadi di wilayah Desa Api-Api, abrasi juga mengancam di wilayah Desa Sesulu, Kecamatan Penajam,” ujarnya.

“Dibutuhkan kerjasama dari semua instansi terkait untuk segera melakukan upaya penanganan abrasi itu agar tidak semakin meluas,” ucap Ahmad Usman.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, berupaya meminta bantuan anggaran ke pemerintah pusat untuk membangun sabuk pantai di wilayah Desa Api-Api dan Sesulu, untuk mencegah abrasi semakin parah.

Ia berharap, ada pembangunan tanggul pemecah ombak atau gelombang laut untuk mencegah dampak abrasi, karena dengan terjadinya abrasi tersebut pemanfaatan wilayah pesisir, seperti budidaya rumput laut, keramba jaring apung dan pemancingan tidak bisa dilakukan. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.