DPP Penajam Imbau Petani Benahi Saluran Irigasi

AH Ari B

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar (kiri) saat meninjau saluran irigasi di Kecamatan Babulu (Alpian - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar (kiri) saat meninjau saluran irigasi di Kecamatan Babulu (Alpian – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Joko Dwi Febrianto mengimbau, agar para petani membenahi saluran irigasi untuk mengantisipasi terjadinya banjir dengan datangnya musim penghujan.

“Memasuki musim penghujan, potensi terjadinya banjir cukup tinggi, khususnya di Kecamatan Babulu dibanding wilayah lainnya di Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Joko Dwi Febrianto, saat dihubungi di Penajam, Sabtu.

“Petani harus membersihkan saluran irigasi persawahan yang sering dipenuhi tanaman liar sehingga tidak terjadi penyumbatan,” ujarnya.

Pada Maret 2016, sedikitnya 400 hektare lahan pertanian di Kecamatan Babulu, terendam banjir, menurut Joko Dwi Febrianto, terjadinya penyumbatan saluran irigasi menjadi penyebab terendamnya lahan pertanian di daerah itu.

“Para petani agar lebih peduli dengan kondisi sekitar lahan persawahan, terutama kebersihan saluran irigasi agar tidak terjadi penyumbatan,” ucapnya.

Selain itu Joko Dwi Febrianto juga meminta Kecamatan Babulu beserta pihak desa dan kelurahan, serta petani memperhatikan ketinggian air di Sungai Talake, karena banjir selalu terjadi setiap tahun di Kecamatan Babulu.

Ia berharap, para petani di Kecamatan Babulu, agar lebih peduli dengan kondisi sekitar lahan persawahan karena di wilayah Babulu terdapat 8.000 hektare lahan sawah produktif. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.