Penajam Tunggu Persetujuan Pusat Bangun Sumur Irigasi

AH Ari B

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi (Dika - Hello Borneo)(1)

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi (Dika – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan pembangunan lima sumur bor guna membantu pengairan lahan persawahan di daerah itu.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi saat dihubungi helloborneo.com di Penajam, Selasa mengatakan pembangunan sumur bor untuk membantu pengairan sawah, terutama saat kemarau panjang.

“Lima titik sumur bor itu rencananya akan dibangun di areal persawahan di Kecamatan Babulu dan Sepaku, untuk mempermudah petani mengairi sawahnya,” jelasnya.

“Pembangunan lima sumur bor sebagai langkah antisipasi mengatasi kekeringan saat kemarau panjang di dua kecamatan tersebut, dibutuhkan anggaran sekisar Rp30 miliar,” kata Supardi.

DPU Kimpraswil Kabupaten Penajam Paser Utara, mengajukan bantuan dana kepada Balai Wilayah Sungai atau BSW sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum, sebesar Rp30 miliar.

Namun pembangunan lima sumur bor tersebut menurut Supardi, yang awalnya direncanakan dilaksanakan pada tahun ini (2016), dipastikan tertunda karena masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

“Rencana membangun sumur bor guna membantu pengairan sawah masyarakat petani pada 2016 ini dipastikan tertunda,” ucapnya.

“Kami prediksi usulan pembangunan lima sumur bor untuk pengairan sawah itu, kemungkinan akan direspon pada 2017,” ujar Supardi.

Pembagunan sumur bor tersebut untuk membantu mengairi sawah tadah hujan, karena mayoritas wilayah pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara, cukup jauh dari sumber air. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.