DKPP Penajam Masih Butuh Armada Truk Sampah

AH Ari B

CEMAS. Truk armada angkutan sampah DKP Paser yang butuh alat pembersih. (Rapal JKN - Hello Borneo)

CEMAS. Truk armada angkutan sampah (Dok – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih membutuhkan armada truk pengangkut sampah untuk menangani persoalan sampah secara maksimal di daerah itu.

“Kami masih butuh truk sampah, sehingga penangan sampah di dua kecamatan terjauh yakni, Kecamatan Babulu dan Sepaku bisa dilakukan secara maksimal,” kata Kepala DKPP Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati, ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Minggu.

Pengangkutan sampah di Kecamatan Babulu dan Sepaku, lanjut ia, masih terkendala minimnya alat transportasi pengankut sampah yang dimiliki DKPP Kabupaten Penajam Paser Utara.

DKPP Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki 12 unit truk pengangkut sampah, namun saat ini hanya delapan yang layak dioperasikan.

“Dari 12 unit pengangkut sampah yang kami miliki, hanya delapan yang dinilai layak dioperasikan,” ujarnya.

“Empat truk pengangkut sampah DKPP lainnya butuh peremajaan karena sering rusak akibat sudah tua,” jelas Tita Deritayati.

Selain itu, menurut dia, juga perlu ada penambahan TPS (tempat pembuangan sementara) di Kecamatan Babulu dan Sepaku, mengingat baru ada 10 TPS untuk menampung sampah seluruh masyarakat di wilayah itu.

Tita Deritayati berharap, ada tiga unit truk pengangkut sampah di Kecamatan Babulu dan empat unit truk pengangkut sampah di Kecamatan Sepaku, khusus ditempatkan untuk menangani pendistribusian sampah dari TPS ke tempat pembuangan akhir atau TPA Buluminung.

“Karena untuk membangun TPA di Kecamatan Babulu dan Sepaku dibutuhkan dana yang cukup besar,” ucapnya.

Selain itu, Tita Deritayati menambahkan, program pengurangan volume sampah melalui bank sampah di Kecamatan Babulu dan Sepaku berhasil dilaksanakan. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.