Kebutuhan Daging Sapi di Penajam Capai 200 Kilogram/Hari

AH Ari B

 

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memasuki pekan kedua Ramadhan mengalami peningkatan hampir dua kali lipat mencapai 150 hingga 200 kilogram per hari.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, pergadangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli saat dihubungi helloborneo.com di Penajam, Senin, mengatakan permintaan daging sapi cenderung meningkat sejak awal Ramadhan, kendati belum seberapa tinggi.

“Setelah memasuki pekan kedua Ramadhan, dalam sehari kebutuhan daging sapi masyarakat meningkat mencapai 150 hingga 200 kilogram per hari,” ungkapnya.

Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Penajam Paser Utara itu, mulai mengalami peningkatan dibanding hari biasa sejak memasuki awal Ramadhan.

Rusli memperkirakan kebutuhan daging sapi dari masyarakat akan semakin meningkat saat mendekati lebaran dan peningkatan permintaan daging sapi tersebut berdampak pada harga di pasaran.

“Kami prediksi akan terjadi peningkatan kebutuhan sapi lagi mendekati hingga perayaan lebaran. Lonjakan permintaan daging sapi itu membuat harga daging sapi turun Rp10.000 menjadi Rp120.000 dari sebelumnya Rp130.000 per kilogram,” ucapnya.

Sementara untuk harga daging ayam, menurut Rusli, masih relatif normal pada kisaran Rp40.000 per kilogram.

Kendati diprediksi kenaikan permintaan daging sapi akan terus terjadi sampai tiga kali lipat dari hari biasa, Rusli memastikan harga tertinggi akan tetap berada pada kisaran Rp130,000 sampai Rp135.000 per kilogram, karena persediaan daging sapi cukup untuk memenuhi kabutuhan masyarakat.

“Stok sapi masih mencukupi permintaan pasar hingga lebaran, meskipun sebagian masih didatangkan dari luar daerah untuk menambah stok yang ada di peternak saat ini,” tambah Rusli. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.