Petani Penajam Diminta Tanam Padi Serentak

AH Ari B

 

Tanaman Padi Milik Petani di Kecamatan Babulu (Gusti - Hello Borneo)

Tanaman Padi Milik Petani di Kecamatan Babulu (Gusti – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Petani Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diminta menanam padi secara serentak guna meminimalkan serangan hama yang meningkat akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabuaten Penajam Paser Utara, Joko Dwi Fetrianto, saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis mengatakan, saat ini petani mengalami gagal panen akibat serangan hama yang  meningkat.

“Selain terkendala air, gagal panen yang dialami petani itu karena serangan hama yang semakin meningkat,” katanya.

Menurut Joko Dwi Fetrianto, banyak tanaman padi yang baru ditanam petani mati karena terserang hama dan kekurangan pasokan air.

Untuk meminimalkan serangan hama tersebut, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara meminta para petani di daerah itu menanam padi secara serentak.

“Akibat faktor alam banyak bantuan dari pemerintah tidak berjalan dengan optimal, jadi produksi padi tidak maksimal,” jelas Joko Dwi Fetrianto.

Saat ini, lanjut dia, hampir seluruh areal sawah di wilayah Penajam Paser Utara sudah selesai dipanen dan terlihat banyak padi yang rusak karena terserang hama.

“Kami imbau para petani mewaspadai serangan hama tanaman saat cuaca tidak menentu seperti saat ini,” ujar Joko Dwi Fetrianto.

“Petani untuk dapat menanam padi serentak atau bersama-sama untuk mensiasati meningkatnya serangan hama itu,” ucapnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengimbau petani memanfaatkan lahan kosong dengan menanam palawija, seperti kedelai yang lebih tahan terhadap cuaca.

Serangan hama dan kekurangan pasokan air tersebut, tambah Joko Dwi Fetrianto, dikeluhkan oleh para petani yang berharap pada musim panen berikutnya tidak terjadi lagi serangan hama dan kekurangan pasokan air. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.