Legislator Penajam Duga Alat Berat UPT-PU Disewakan

Bagus Purwa

 

Wakil Ketua DPRD Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Syahruddin M Noor

Wakil Ketua DPRD Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Syahruddin M Noor

Penajam, helloborneo.com – Legislator yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Syahruddin M Noor menduga alat berat Unit Pelaksana Teknis Pekerjaan Umum atau UPT-PU Kecamatan Waru disewakan untuk mengerjakan pembersihan lahan perumahan di RT 22 Kelurahan Waru.

“Masyaralat menanyakan proyek perumahan yang dikerjakan UPT-PU itu milik siapa. Masyarakat menduga proyek itu milik saya, tapi proyek perumahan itu bukan milik saya,” jelas Syahruddin ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Menurutnya, alat berat UPT-PU Kecamatan Waru tersebut masih dipergunakan di Desa Api-Api, namun dipindahkan untuk mengerjakan proyek perumahan itu.

“Saya menduga alat berat itu disewakan, karena itu proyek perumahan bukan pembuatan akses jalan lingkungan atau jalan usaha tani baru, dan saya tahu itu lahan untuk perumahan karena lokasinya persis di belakang rumah saya,” kata Syahruddin.

Dugaan alat berat UPT-PU Kecamatan Waru tersebut disewakan lanjut dia, karena tidak mungkin UPT-PU mengerjakan lahan seluas itu dan menghabiskan bahan bakar dari anggaran pemerintah daerah.

Ia menjelaskan surat permohonan Ketua RT 22 Kelurahan Waru Nomor: 063/RT/V/2016 menyebutkan meminta bantuan pengerahan alat berat UPT-PU untuk pembukaan akses jalan baru di wilayah RT 22, namun lahan yang dikerjakan itu lahan proyek perumahan.

Syahruddin meminta Kepala Pekerjaan Umum, Pemukiman dan Prasana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk meninjau lokasi tersebut, karena diduga pengerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan proposal yang diajukan.

“Peralatan UPT-PU tidak boleh dikomersilkan dengan disewakan, karena peruntukkannya untuk pengerjaan usulan masyarakat desa ata kelurahan di masing-masing kecamatan,” tegasnya.

Sementara Kelurahan Waru juga memberikan surat rekomendasi Nomor: 451.2/18/Lur/2016 terkait peminjaman alat berat UPT-PU Kecamatan Waru untuk membuka akses jalan tersebut, namum Lurah Waru, Firman Usman mengaku tidak mengetahui jika pengerjaannya tidak sesuai dengan proposal yang diajukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara Alimuddin, saat dihubungi menyatakan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan, jika terbukti UPT-PU Kecamatan Waru menyewakan alat berat.

“Saya lagi di luar daerah, Rabu (7/9) akan kami tindaklanjuti dan mengadakan pertemuan dengan UPT-PU Kecamatan Waru untuk mengetahui yang sebenarnya, kalau memang salah kami kenakan sanksi,” ujarnya. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.